Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Presdir IBM Indonesia Tan Wijaya (kiri) dan Communications Lead IBM Indonesia Rina Suryani (kanan). (Dok IBM Indonesia)

Presdir IBM Indonesia Tan Wijaya (kiri) dan Communications Lead IBM Indonesia Rina Suryani (kanan). (Dok IBM Indonesia)

IBM Terus Perbarui Layanannya

Abdul Muslim, Rabu, 6 November 2019 | 07:30 WIB

JAKARTA, investor.id - IBM, perusahaan terdepan untuk solusi cognitive dan cloud platform yang berkantor pusat di Armonk, New York, Amerika Serikat, terus berinovasi dalam memberikan layanannya kepada para klien dan pelanggan.

Terakhir, IBM baru saja memperbaharui portofolio komputasi awan (cloud) dan solusi Watson yang dimilikinya untuk membantu klien dalam memenuhi tuntutan akses terhadap inovasi teknologi, seperti adopsi teknologi buatan (artificial intelligence/AI) untuk mendukung kegiatan dan pertumbuhan bisnisnya.

“IBM berkomitmen untuk memberikan arahan kepada klien untuk menjalankan AI diberbagai jenis cloud di mana pun data tersebut ditempatkam untuk bisa memudahkan klien mengadopsi AI dalam menjalankan bisnisnya,” ujar Presiden Direktur IBM Indonesia Tan Wijaya di Jakarta, Selasa (5/11).

IBM Cloud saat ini telah diadopsi oleh perusahaan-perusahaan yang sangat ketat terhadap regulasi, seperti perbankan dan pemerintahan. Industri dari perusahaan ini memiliki data yang sangat kritis dan melalui kemampuan IBM Cloud yang aman, open, dan bisa digunakan secara enterprise akan memudahkan perusahaan untuk melakukan modernisasi dan membuat aplikasi bisnis baru dengan menggunakan cloud tanpa harus mengganggu keamanan pada aplikasi lain yang telah ada.

Selain itu, untuk mendukung kebutuhan inovasi teknologi, IBM mengedepankan pendekatan Watson Anywhere pada AI dengan mengedepankan core teknologi Watson, termasuk Watson OpenScale, Watson Assistant, dan Watson Discovery.

Begitu juga, platform data analisa terintegrasi pertama di industri yaitu Cloud Pak for Data. Inovasi ini antara lain akan memudahkan Watson untuk bisa menyesuaikan bahasa sesuai lingkungan penggunanya.

Menurut Tan, pertumbuhan ekonomi akan banyak didukung oleh perdagangan yang dilakukaan secara digital. Karena itu, penting bagi perusahaan untuk bisa beradaptasi dengan baik dan mengadopsi teknologi yang tepat dan sesuai agar bisa mendukung pertumbuhan usahanya.

Pada kesempatan tersebut, dia pun menjelaskan, data menjadi sangat kritis bagi konsumen, pemerintah, dan perusahaan di berbagai jenis. Dunia telah banyak dipenuhi beragam jumlah data yang terus bertambah. Segala jenis proses digital dan pertukaran yang ada di media sosial telah menghasilkan data.

Revolousi tersebut terjadi karena adanya pertumbuhan komputer dan penyebaran melalui penggunaan internet. Pada 1994, masih kurang dari 1% populasi dunia yang memiliki akses internet. Namun, saat ini, hampir 50% pengguna internet di seluruh dunia, atau lebih dari 3,6 miliar populasi, dan diprediksi terus bertambah.

Perdagangan pun tidak lagi pada semata barang yang bisa dilihat kasat mata, tetapi juga dalam bentuk data yang semakin berkembang di era komputasi. Untuk mendukung perkembangan tersebut, dibutuhkan inovasi terbuka. Perusahaan pun mulai perlu memindahkan beban kerja kritisnya ke cloud dalam upaya melakukan optimalisasi pekerjaan.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA