Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Johnny G Plate

Johnny G Plate

Kemenkominfo Temukan 54 Hoaks Virus Korona

Emanuel Kure, Senin, 3 Februari 2020 | 20:52 WIB

JAKARTA, investor.id - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) menemukan 54 unggahan kabar bohong (hoaks) dan disinformasi terkait dengan virus korona di media sosial. Masyarakat pun diimbau agar mencermati informasi yang diterima terkait virus korona dengan benar.

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate mengatakan, penyebaran konten-konten menyesatkan terkait dengan virus korona paling banyak ditemukan di layanan pesan instan WhatsApp. Kemenkominfo pun sedang mempertimbangkan pengiriman SMS massal (SMS blast) yang berisi imbauan kepada warga untuk melawannya.

“Hanya yang baik-baik saja yang perlu kita teruskan dan juga hal-hal yang bermanfaat. Jangan terlalu cepat mengedarkan atau meneruskan informasi yang belum tentu kebenarannya karena itu merugikan kita,” kata Johnny di Jakarta, Senin (3/2).

Sementara itu, 15 konten hoaks dari 54 konten yang dikategorikan hoaks dan disinformasi sesuai dengan pantauan dari Cyber Drone 9 Kemenkominfo, yakni kurma harus dicuci bersih karena mengandung virus korona yang berasal dari kelelawar dan ada virus berbahaya di RSUP Dr Sardjito.

Selanjutnya, hoaks virus korona diduga sudah menyebar dan masuk ke Indonesia di Gedung BRI 2, virus korona sudah masuk di Jakarta dan 1 pasien di RSPI Sulianti Saroso Jakarta sedang diisolasi, serta orang terinfeksi virus korona di Rumah Sakit Wahidin Makassar.

Ada juga hoaks kepanikan luar biasa orang-orang Tiongkok akibat #VirusCorona, WNA asal Tiongkok terserang korona di RSU Dr Soetomo Surabaya, pasien umur tujuh bulan meninggal karena virus korona di RSUD Dr Soetomo, serta virus korona dapat dicegah dengan rutin minum air putih dan menjaga tenggorokan tetap lembap.

Kemudian, hoaks sup kelelewar penyebab virus korona, vaksin virus korona sudah ada dan dikembangkan sebelumnya, penyembuhan virus korona dengan bawang putih, HP Xiaomi buatan Tiongkok dapat menularkan virus korona, virus korona sengaja disebarkan rezim Tiongkok untuk membasmi umat Islam di Wuhan, serta hoaks Jokowi: virus korona minum Bodrex lima menit langsung sembuh.

Ancaman UU ITE

Menkominfo menyampaikan, hasil monitoring lalu lintas percakapan di media sosial (medsos) berkaitan dengan virus korona cenderung meningkat akhir-akhir ini. "Kami pun tak segan akan lakukan blokir dan mendorong penegak hukum mengambil langkah tegas," tuturnya, mengingatkan.

Jika terjadi pelanggaran ketentuan pasal dari Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE), pelaku bisa dikenai sanksi dan pidama seperti diatur pasal 45A ayat (1), yaitu pidana penjara paling lama enam tahun dan, atau denda paling banyak Rp 1 miliar.

Direktur Jenderal Aplikasi dan Informatika (Aptika) Kemenkominfo Semuel Abrijani Pangerapan menambahkan, Kemenkominfo akan bekerja sama dengan pihak penegak hukum untuk menangkap orang-orang yang menyebarkan informasi bohong terkait virus korona.

“Terkait dengan hoaks di platform, kami tidak segan-segan menindak yang menimbulkan kekacauan. Tindakan hoaks ini melanggar undang-undang,” kata Semuel.

Johnny menegaskan, pencegahan virus korona adalah tindakan usaha medis yang berkaitan dengan kesehatan. Karena itu, penanganannya diharapkan tidak dikaitkan dengan hal-hal yang lain, di antaranya masalah politik,hukum, keagamaan. Karena, hal tersebut tidak ada hubungannya.

Menkominfo juga mengimbau kepada masyarakat luas di Indonesia, terutama warga internet (warganet) agar tidak gampang percaya dengan informasi yang disebar dari sumber yang tidak dapat dipercaya.

"Lakukan cek silang dan cari informasi dari sumber resmi pemerintah. Kalau berkaitan dengan kesehatan, cek di kemkes.go.id, atau mengenai informasi luar negeri cek di kemlu.go.id," jelas Menkominfo.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA