Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Layanan GrabCar utamakan kesehatan mitra pengemudi dan penumpang. (IST)

Layanan GrabCar utamakan kesehatan mitra pengemudi dan penumpang. (IST)

Lini Transportasi Grab Totalitas Lawan Covid-19

Abdul Muslim, Jumat, 3 April 2020 | 08:00 WIB

JAKARTA, investor.id - Grab menyadari pentingnya menjaga kualitas sanitasi dan keamanan berkendara bagi pelanggannya selama masa pandemi virus korona (Covid-19) yang semakin mengkhawatirkan. Upaya tersebut terus diperkuat dengan edukasi maupun aksi lini transportasi Grab secara offline maupun online.

Skenario karantina wilayah (lockdown) mulai berkumandang di beberapa kota di Indonesia. Karena itu, lini transportasi Grab Indonesia telah dipersiapkan untuk menghadapi situasi terburuk Covid-19.

Managing Director Grab Indonesia Neneng Goenadi mengatakan, sejak tanggal 23 Maret lalu, GrabHealth powered by GoodDoctor telah dipercaya oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk melaksanakan screening Covid-19 resmi melalui telekonsultasi.

“Grab pun melihat pentingnya untuk memperkuat amanat tersebut dengan menyiapkan armada luar biasa agar upaya penanganan darurat Covid-19 dapat tetap berjalan secara fisik,” ujar Neneng, dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (2/4).

Menurut dia,  Grab telah bersiap siaga untuk menyebarkan armada khusus bagi garda terdepan masyarakat Indonesia. Hal ini terutama bagi mereka yang memiliki profesi yang tetap harus bekerja di luar rumah ketika masa-masa kritis, seperti tenaga medis, media, militer, dan lainnya.

“Armada Grab tersebut akan dikhususkan untuk mendukung mobilitas para tenaga medis yang berjuang melawan pandemi virus Covid-19,” tambahnya.

Bekerja sama dengan Kemenkes Republik Indonesia serta bermitra dengan rumah sakit (RS) rujukan Covid-19, fitur GrabNow akan dialokasikan bagi tenaga medis yang memerlukan mobilitas.

Stasiun desinfektan juga akan dipersiapkan di rumah sakit terpilih untuk memastikan sterilisasi kendaraan sebelum memasuki area kritis. Sebanyak 1.000 mobil GrabCar dan 1.000 GrabBike di seluruh Indonesia telah disiagakan agar tenaga medis Indonesia bisa tetap bisa menjalankan tugas mulianya tanpa perlu memusingkan sarana mobilitas sehari-hari.

Grab Indonesia juga sedang memasuki tahap akhir perjanjian kerja sama untuk mengimplementasikan kerja sama serupa dengan Kementerian Pariwisata dan Kreatif Republik Indonesia.

Kesiapan Armada

Neneng menjelaskan, kesiapan armada Grab telah diperhatikan dari segi pencegahan transmisi virus Covid-19 dengan menggunakan partisi plastik antara penumpang dan pengemudi.

Mitra pengemudi GrabCar dan GrabBike juga dilengkapi dengan alat perlindungan diri (APD), seperti masker dan sarung tangan. Selain itu, Grab telah mempersiapkan  goggles, masker, dan pelindung sepatu apabila situasi penyebaran virus semakin memburuk.

“Grab Indonesia siap membantu ekspansi armada khusus tersebut ke puluhan RS rujukan untuk mendukung pemerintah dalam penanganan Covid-19,” tutur dia.

Armada khusus lini transportasi Grab juga dapat membantu kinerja dan kesigapan tenaga medis dalam pengantaran staf medis, hasil laboratorium, dan obat-obatan. Inisiatif ini telah disambut baik oleh pemerintah daerah dan Grab berkomitmen untuk memastikan pelaksanaannya.

Untuk memastikan tes cepat massal (rapid mass testing) dapat dijalankan secara sigap di seluruh Indonesia, lini transportasi Grab dapat membantu mobilisasi tenaga medis menuju berbagai lokasi puskesmas, RS dan klinik.

Fitur Digital

Sementara itu, digitalisasi dibutuhkan dalam menanggapi situasi krisis untuk memastikan operasional secara fisik di RS dapat berjalan dengan aman. Hal ini dapat ditanggapi dengan platform Grab For Business.

Para petugas medis akan mendapatkan kemudahan pemesanan transportasi armada luar biasa Grab dengan fitur layanan pemesanan transportasi melalui portal (concierge) yang dibantu oleh admin RS.

Fitur tersebut juga dapat dipergunakan bagi para pasien yang sedang membutuhkan mobilisasi dari, atau ke RS, untuk menghindari penumpukan massa di lokasi.

Pasien juga dapat terus melanjutkan konsultasi kesehatan dengan GrabHealth powered by Good Doctor dan terintegrasi dengan layanan pemesanan obat dengan Grab Express web booking.

Dukungan Mitra

Selain itu, pada kegiatan operasional, lini transportasi Grab tetap harus berjalan normal dengan perhatian pada kebersihan ekstra. Hal ini didukung oleh para mitra pengemudi Grab yang pantang mundur terus berupaya memberikan pelayanan yang terbaik.

Karena itu, Grab Indonesia telah membekali mereka dengan berbagai penunjang kinerja. Beberapa di antaranya program Grab Benefit yang menyediakan toolkit Covid-19 yang terdiri atas masker, desinfektan, hand sanitizer, dan juga edukasi preventif bagi penumpang berbentuk stiker mobil. Saat ini, lebih dari 3.000 paket telah dimanfaatkan oleh mitra pengemudi Grab.

Selanutnya, pembangunan stasiun sterilisasi dan pembersihan mobil di 1 Grab Excellence Center dan 4 Grab Driver Center di seluruh wilayah Jabodetabek yang dipergunakan oleh lebih dari 20.000 mitra pengemudi GrabCarPlus. Penyediaan sarana ini akan diperluas, sehingga mencapai 10 kota di seluruh Indonesia.

Kemudian, pencucian helm dan jaket mitra pengemudi GrabBike dilakukan di hampir 20 lokasi di pulau Jawa untuk memastikan sanitasi pengemudi maupun penumpang.

Selain itu, ada penerapan standar operasi pelayanan GrabCar dan GrabBike yang menyesuaikan situasi pandemi Covid-19 dengan standar kebersihan dan keamanan yang lebih tinggi untuk menghindari penyebaran virus pada saat berkendara.

Beberapa di antaranya pelayanan kepada penumpang yang lebih peka terhadap kesehatan penumpang sambil tetap menjaga keramahan. Standar kebersihan dan kondisi kesehatan sebelum perjalanan.

Upaya pemenuhan kebersihan dan sterilisasi menyeluruh secara mandiri setelah perjalanan. Seluruh upaya tersebut disosialisasikan secara menyeluruh tanpa kontak langsung (contactless education) melalui platform online, seperti aplikasi mitra pengemudi, media sosial, serta platform chat dan live streaming.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN