Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ilustrasi digital. Foto: Fancycrave1 (Pixabay)

Ilustrasi digital. Foto: Fancycrave1 (Pixabay)

MASTEL: TIK Jadi Living Enabler untuk Transformasi Digital di Indonesia

Senin, 7 Juni 2021 | 16:13 WIB
Emanuel Kure (emanuel.kure@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id – Masyarakat Telematika Indonesia (MASTEL) menilai Teknologi Informasi Komunikasi (TIK) telah menjadi living enabler untuk mendukung keberhasilan pemerintah dalam program transformasi digital dan literasi digital. Oleh karena itu, sebagai lembaga, MASTEL berkepentingan untuk memperjuangkan kesehatan dan kemandirian industri, kepentingan masyarakat, dan kedaulatan digital negara.

Di sisi lain, sebagai lembaga penunjang Riset dan Inovasi khususnya di bidang Telematika, MASTEL juga menekankan pentingnya lembaga riset, seperti Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) untuk membantu dan mempersiapkan implementasi & tata kelola teknologi, layanan dan hilirisasi riset TIK.

"Masyarakat memerlukan lembaga yang mengkaji dan menerapkan teknologi TIK di tanah air untuk kelayakan dan penerapannya, terutama untuk inovasi anak bangsa yang saat ini berkembang pesat sebagaimana tugas yang diemban Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT). Keberadaan BPPT sudah terbukti mampu membantu dan mempersiapkan implementasi dan tata kelola teknologi, layanan dan hilirisasi riset TIK," kata Ketua Umum MASTEL Sarwoto Atmosutarno melalui siaran pers, Senin, (7/6).

Menurut Sarwoto, peran BPPT dalam transformasi digital dan kemandirian digital juga sangat penting terutama dalam rangka percepatan respon pandemi Covid-19 dan rekomendasinya untuk penerapan adaptasi kehidupan baru.

"Kami berharap BPPT senantiasa terbuka menerima masukan kritis dari multi stakeholder untuk mencapai kedaulatan digital di tanah air, sehingga BPPT dapat terus menghasilkan teknologi terapan yang sangat penting dan dibutuhkan masyarakat," ujar Sarwoto.

Revitalisasi Museum Telekomunikasi

Terkait dengan inovasi teknologi dan kemajuan layanan TIK, MASTEL juga berharap Pemerintah segera melakukan revitalisasi Museum Telekomunikasi (Mustel) yang berlokasi di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta, yang saat ini dalam kondisi yang memprihatinkan karena tidak terawat dan tidak layak sebagai sebuah fasilitas umum.

"Sudah saatnya Mustel direnovasi dan dipugar menjadi Museum Telematika yang membanggakan dan bermanfaat untuk masyarakat," ujar Sarwoto.

Selain itu, keberadaan Mustel sangat penting untuk sarana pembelajaran dan pendidikan bagi generasi mendatang. Masyarakat dapat memahami sejarah perkembangan dan kemajuan anak bangsa dalam mengadopsi teknologi dan tata kelola penerapan teknologi TIK sebagai pendukung penting pembangunan nasional dari era telekomunikasi hingga era internet dan ruang siber di masa kini maupun yang akan datang.

"Oleh karena itu, MASTEL dan Dewan TIK Nasional siap bekerja sama dengan seluruh pemangku kepentingan untuk menjalankan dan menghidupkan kembali Mustel sehingga memiliki peran literasi teknologi telekomunikasi dan tata kelola penerapan teknologi TIK di Indonesia," tutur Sarwoto.

Editor : Aris Cahyadi (aris_cahyadi@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN