Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate dalam acara buka puasa dan solidaritas pelaku industri hiburan yang dilaksanakan Eventori di Jakarta, Rabu (28/4)

Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate dalam acara buka puasa dan solidaritas pelaku industri hiburan yang dilaksanakan Eventori di Jakarta, Rabu (28/4)

Menkominfo Ajak Pelaku Industri Hiburan Kolaborasi Lewat Platform Digital

Kamis, 29 April 2021 | 14:44 WIB
Emanuel Kure (emanuel.kure@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate menyampaikan dukungan penuh kepada Indonesia Entertainment Ecosystem (Eventori) sebagai platform kolaborasi industri hiburan di Tanah Air. Menurutnya, industri entertainment juga perlu didukung dengan pengembangan teknologi dan digitalisasi.

“Saya dengan bangga menyambut baik Eventori yang menyiapkan sarana dan prasarana untuk menggabungkan dan menggerakkan hilir dari industri-industri hiburan, ini luar biasa yang harus kita dukung,” kata Johnny melalui siaran pers, Kamis (29/4).

Menurut Johnny, untuk menikmati industri musik di era digital saat ini bisa diatur dari jauh yang dapat dilakukan melalui platform atau sarana telekomunikasi dan digital. Demikian halnya penyelenggaraan event yang tidak harus secara fisik lewat event organizer untuk menghadirkan massa penonton di tempat umum.

“Bahkan daya jangkau ekstra territorial lintas batas negara bisa dilakukan melalui digitalisasi, karenanya saya mendukung betul hilirisasi dan kegiatan seperti ini,” ujar Johnny.

Dalam acara itu, juga hadir co-founder Eventori, Agnez Mo, yang berbagi cerita tentang proses pembuatan novel grafis yang diinspirasi dari video musiknya.
Dalam acara itu, juga hadir co-founder Eventori, Agnez Mo, yang berbagi cerita tentang proses pembuatan novel grafis yang diinspirasi dari video musiknya.

Sebagai fasilitator, Johnny menegaskan, pihaknya sangat mendorong ruang digital diisi oleh kemampuan dalam negeri. Oleh karena itu, dengan kehadiran invertor, inovator serta konten kreator yang lebih kreatif menghasilkan karya seni yang tidak saja untuk kebutuhan pasar dalam negeri, tapi juga pasar lintas batas negara.

“Karena yang digital itu sendiri sudah ekstrateritorial, sudah melintasi batas negara. Melalui apa? Disamping insentif-insentif, saya tentu berharap bahwa seniman-seniman, sineas-sineas nasional kita memanfaatkan hak ciptanya dengan baik. Saya mendorong betul untuk karya-karya kita mendapatkan hak-hak cipta, menyampaikan dan menjualnya dengan pola lisensi, bukan jual lepas sehingga hak ciptanya berada pada pemilik modal atau pemilik teknologi,” ungkap Johnny.

Johnny juga mengajak pelaku industri hiburan di Tanah Air agar secara bersama-sama mendorong karya dan hak cipta untuk kepentingan nasional. Sebab, pasar, sumber inspirasi seni, pegiat dan SDM dalam negeri sangat bervariasi melalui kebudayaan yang dimiliki.

“Dalam rangka pengembangan pasar menjadi hal biasa untuk mengundang perusahaan teknologi global dan over the top (OTT) masuk ke Indonesia, tapi Indonesia adalah tuan rumahnya. Saya sebagai Menteri Kominfo mendorong dan mendukung ini, apalagi saya menyaksikan sendiri hari ini atmosfir dan semangat yang begitu luar biasa dari milenial Indonesia,” tegas Johnny.

Dukungan Infrastruktur

Sebagai bentuk dukungan kepada industri hiburan, Johnny menegaskan bahwa pemerintah dibawa kepemeimpinan Presiden Joko Widodo melaksanakan akselerasi transformasi digital secara besar-besaran. Hal itu sebagai respon terhadap pandemi Covid-19 dimana masyarakat dunia termasuk Indonesia bermigrasi dari ruang ruang fisik ke ruang ruang digital.

“Kita suka atau tidak suka, dunia dan Indonesia dipaksa harus bermigrasi ke ruang digital, karenanya pemerintah mengambil kebijakan-kebijakan yang penting untuk menghantar masyarakat kita bermigrasi ke ruang digital,” imbuh Johnny.

Salah satu tugas Kemkominfo, lanjut Johnny, adalah memastikan pembangunan infrastruktur TIK (teknologi informasi dan komunikasi) lebih merata di seluruh Indonesia melalui penggelaran 4G ke seluruh desa.

“Kita lagi bekerja keras mudah-mudahan di akhir tahun 2022 seluruh 83.218 desa di Indonesia sudah tersedia 4G signal coverage, baik oleh Kominfo maupun oleh operator seluler,” tutur Johnny.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN