Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Menkominfo Johnny G Plate di Indonesia Pavillion WEF 2020. (IST)

Menkominfo Johnny G Plate di Indonesia Pavillion WEF 2020. (IST)

Menkominfo Desak DPR Bahas RUU Data Pribadi

Emanuel Kure, Rabu, 5 Februari 2020 | 10:00 WIB

JAKARTA, investor.id - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate bertemu Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Puan Maharani di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (4/2). Lobi tersebut diharapkan bisa mendorong DPR segera membahas Rancangan Undang-Undang tentang Perlindungan Data Pribadi (RUU PDP).

Dia mengatakan, pertemuan rapat terbatas (ratas) juga telah dilakukan bersama dengan Komisi I DPR RI. Pertemuan tersebut untuk berkoordinasi dan konsultasi guna memproses lebih lanjut RUU PDP secara politik.

“Ya, hari ini (Selasa 4/2), saya dalam rangka meneruskan surat presiden (surpres) terkait RUU PDP untuk konsultasi dan koordinasi dengan Pimpinan DPR RI. Nanti bertemu dengan Ibu Puan (Puan Maharani, Ketua DPR RI),” kata Johnny.

Menurut Menkominfo, surpres yang telah diteken oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait RUU PDP sudah dikirimkan ke DPR RI. Bahkan, RUU-nya juga sudah disampaikan dalam rapat paripurna DPR RI.

“Harapannya, ini bisa ditindaklanjuti di rapat Bamus (Badan Musyawarah) yang nantinya menentukan, apakah nanti draf ini dibahas di Komisi I DPR, atau di Baleg (Badan Legislasi) DPR,” ujarnya.

Ketika disinggung target penyelesaian RUU tersebut, Menkominfo belum bisa memastikan karena masih akan melewati proses politik di DPR. “Targetnya harus dibicarakan dengan DPR. Makanya, kita melakukan koordinasi dan konsultasi politik,” tegas Johnny.

DPR Siap

Ketua DPR RI Puan Maharani mengungkapkan, DPR siap untuk bersinergi besama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) untuk segera membahas RUU PDP. Nantinya, RUU PDP dibahas di Komisi I DPR RI.

“Jadi, RUU ini inisiatif pemerintah dengan semangat untuk melindungi data pribadi masyarakat dan harus bermanfaat bagi warga negara RI. Jadi, harus ada sinergi antara pemerintah dan DPR, sehingga tidak menimbulkan efek negatif. Intinya, DPR siap untuk membahas bersama pemerintah,” kata Puan.

Dia juga berharap, RUU PDP dapat dibahas secara terbuka di Komisi I DPR. Harapannya, pembahasan terbuka dan siap menyerap aspirasi masyarakat akan menghasilkan UU PDP yang positif bagi kepentingan warga negara.

“RUU ini harus dibahas terbuka. Jangan sampai ada pasal-pasal yang tidak sesuai dengan draf yang ada. Kami meminta pemerintah dan Komisi I harus sosialisasi draf yang akan dibahas, sehingga tidak ada draf abal-abal,” jelasnya.

Kedaulatan Data

Sebelumnya, Johnny mengatakan, secara umum, RUU PDP yang terdiri atas 15 bab dan 72 pasal memuat soal kedaulatan data (data sovereignity), kepemilikan data (data owner), pengguna data (data user), serta data yang ramah terhadap inovasi dan bisnis/investasi.

“Jadi, RUU PDP itu total ada 15 bab dan 72 pasal. Semuanya akan dibahas di DPR. Dalam pembahasan nanti, bisa saja ada yang berkurang dan juga ada yang bertambah,” ujar Menkominfo.

Menurut dia, RUU PDP akan mengalami proses politik dalam pembahasan di DPR. Intinya, secara umum, pemerintah mau supaya RUU PDP menjadi UU yang bisa mengatur dan memperlancar hal-hal terkait data di era digital sekarang.

Johnny juga mengungkapkan, terkait perlindungan data, dalam draf UU tersebut dimuat terkait keamanan data dengan segala mekanismenya, baik data pribadi maupun data yang dikelola oleh korporasi maupun pemerintah.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA