Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ilustrasi layanan belajar secara online.

Ilustrasi layanan belajar secara online.

Mudahkan Siswa Belajar Matematika, CoLearn Rilis Fitur Tanya

Senin, 12 Oktober 2020 | 11:31 WIB
Mashud

JAKARTA, investor.id – Startup penyedia layanan belajar online, CoLearn merilis fitur “Tanya” yang memungkinkan pelajar untuk menyelesaikan soal matematika hanya dengan mengambil dan mengunggah foto soal ke dalam platform.

CoLearn mengklaim, hanya hitungan detik, pihaknya dapat memberikan video penjelasan tentang cara menyelesaikan soal tersebut, secara jelas dan mudah dimengerti. Fitur ini merupakan solusi untuk memudahkan siswa belajar mata pelajaran matematika.

CEO CoLearn Abhay Saboo mengatakan hingga saat ini, mata pelajaran matematika dikenal menjadi ‘momok’ bagi para pelajar di Indonesia. Matematika identik dengan rumus dan soal-soal yang membutuhkan penyelesaian rumit, sehingga banyak pelajar yang kurang menyukainya.

Padahal menurutnya, seiring dengan berkembangnya bidang sains, matematika justru menjadi salah satu pelajaran inti yang paling dibutuhkan untuk mendukung STEM (sains, teknologi, engineering, dan matematika). Tanpa kemampuan matematika yang baik, sulit untuk menekuni bidang-bidang sains yang lain.

“Salah satu misi utama CoLearn adalah berkontribusi pada peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia, agar generasi muda dapat bersaing dengan negara-negara lain. Pandemi Covid-19 telah membuktikan betapa pentingnya menguasai teknologi yang akan menjadi elemen utama dalam semua kegiatan di masa depan. Karena itu, penguasaan terhadap mata pelajaran sains seperti matematika sangat penting untuk menjadi fondasi bagi kemajuan teknologi yang lebih pesat,” ungkap Abhay Saboo dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Senin (12/10/2020).

45 hari sejak diluncurkan, CoLearn saat ini menjawab lebih dari 1 pertanyaan setiap detiknya, atau lebih dari 3.000.000 pertanyaan setiap bulannya.Tidak hanya bermanfaat untuk para pelajar, fitur Tanya juga diharapkan dapat meringankan beban para guru sekolah yang kini memiliki kesibukan tinggi dalam mengurusi kegiatan belajar mengajar (KBM) online selama pandemi berlangsung.

Selain fitur Tanya, CoLearn menghadirkan sesi Live Class untuk mendampingi pelajar Indonesia yang membutuhkan bimbingan belajar online dengan pembelajaran yang terasa offline. Fitur ini ditujukan untuk mereka yang kesulitan mengikuti penjelasan guru selama sekolah daring (online), atau ingin lebih memahami mata pelajaran tertentu dengan pembelajaran yang intensif.

Fitur Live Class membuat pelajar lebih bersemangat untuk mengikuti pelajaran, karena bersifat interaktif dan dapat melakukan komunikasi secara dua arah. Para pengajar (yang disebut Guru Juara) juga telah diseleksi secara ketat; mereka memiliki kemampuan dan sederet prestasi dengan usia yang relatif muda, sehingga dapat menjadi panutan baik bagi para siswa. Selain itu, terdapat Guru Siaga yang siap membantu murid ketika mereka memiliki pertanyaan di tengah sesi.

“Kami melihat selama KBM online berlangsung, banyak pelajar yang merasa bosan karena interaksinya hanya satu arah, dan bahkan ada guru yang hanya memberikan tugas begitu saja tanpa penjelasan yang substansial. Melalui Live Class CoLearn, kini mereka bisa lebih komunikatif dan termotivasi untuk belajar, karena tercipta interaksi dan lingkungan yang kondusif antara pelajar dan tutornya,” imbuh Marc Irawan, COO CoLearn.

Selain di aplikasi, fitur ‘Tanya’ juga tersedia di WhatsApp. Sama seperti di aplikasi, pelajar menyelesaikan soal matematika hanya dengan mengambil dan mengirim foto soal ke nomor yang telah disediakan. Akan tetapi, tidak seperti di aplikasi yang tidak dibatasi jumlah, jumlah pertanyaan yang bisa ditanya di WhatsApp terbatas setiap harinya..

Sebagai catatan, Startup CoLearn didirikan oleh tiga orang veteran praktisi dalam dunia pendidikan, yaitu Abhay Saboo (CEO), Marc Irawan (COO), dan Sandeep Devaram (CPO). Abhay merupakan lulusan MBA dari Harvard University; Marc merupakan pendiri startup coding Bright Future Labs di Indonesia; sementara Sandeep adalah salah satu personil awal BYJU’s, salah satu startup edukasi terbesar di dunia.

Editor : Mashud Toarik (mashud_toarik@investor.co.id)

Sumber : PR

BAGIKAN