Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Seorang pengguna bertransaksi dengan aplikasi OVO. (IST)

Seorang pengguna bertransaksi dengan aplikasi OVO. (IST)

OVO Kuasai Pasar Pembayaran Digital Indonesia

Rabu, 24 Februari 2021 | 16:02 WIB
Emanuel Kure (emanuel.kure@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id - OVO, Platform pembayaran digital dan layanan finansial terdepan di Indonesia, menjadi platform pembayaran digital yang paling banyak dipakai oleh masyarakat selama 2020.

Menurut UBS Global Research, 31% masyarakat Indonesia memilih OVO sebagai platform pembayaran digital mereka sehari-hari pada 2020, naik dari 20% pada 2019. Hal itu menjadikan menjadikan OVO sebagai platform pembayaran digital dengan pangsa pasar terbesar di Indonesia.

Hasil riset yang melibatkan 3.600 responden dan dilakukan oleh UBS Evidence Lab, lembaga independen yang banyak melakukan riset berdasarkan analisis yang mendalam di bawah UBS Research tersebut sejalan dengan pesatnya perkembangan perluasan ekosistem terbuka melalui kolaborasi dan inovasi yang terjadi pada OVO sepanjang 2020 lalu.

Terlebih lagi, berkembangnya layanan finansial yang kini mencakup layanan asuransi, investasi serta pinjaman yang semuanya didukung oleh kenyamanan pembayaran digital OVO, telah meningkatkan manfaat yang dirasakan pengguna OVO.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Indonesia yang telah memilih OVO sebagai platform pembayaran digital pilihan mereka. Ini merupakan suatu kehormatan besar sekaligus tantangan bagi OVO untuk terus menghadirkan layanan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” kata Harumi Supit, Head of Corporate Communication OVO melalui siaran pers, Rabu (24/2).

Menurut Harumi, saat ini, OVO hadir di 115 juta perangkat dan 426 kota, sementara jumlah merchant mitra OVO sudah menembus angka 1,2 juta di mana dua pertiganya merupakan pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).

“Merupakan suatu kebanggaan melihat geliat perkembangan UMKM yang terus tumbuh walaupun di masa sulit saat ini. Terbukti, jumlah pelaku UMKM yang memilih bergabung dalam ekosistem terbuka OVO meningkat sebesar 95% pada 2020,” ujar Harumi.

Sepanjang 2020, OVO terus berupaya menjawab dan memenuhi berbagai kebutuhan pengguna melalui kolaborasi dengan berbagai pihak untuk memperluas jaringan bisnisnya. OVO yang sejak awal mengedepankan asas kolaborasi untuk solusi win-win, kini digandeng oleh banyak mitra, baik mitra rintisan (startup) maupun perusahaan terkemuka.

Kolaborasi yang dilakukan OVO antara lain dengan Bank BRI, Prudential Indonesia, Manulife Aset Manajemen Indonesia, Zalora, Lazada, BliBli, Bhinneka.com, dan masih banyak lainnya. Baru-baru ini, OVO juga berkolaborasi dengan jaringan lembaga pendidikan, sekolah dan universitas untuk memudahkan pengguna dalam membayar uang sekolah.

Tidak hanya itu, sejak awal pandemi Covid-19, OVO juga menjadi salah satu mitra strategis pemerintah untuk uang elektronik dalam program Kartu Prakerja, dimana OVO mendapat amanah menyalurkan dana insentif pada program tersebut.

Berkat partisipasi dalam program Kartu Prakerja ini, OVO berhasil meraih penghargaan untuk kategori Transformasi Digital dalam acara Branch Mobile Growth Awards 2020. OVO merupakan satu-satunya perusahaan digital Indonesia yang mendapatkan penghargaan dalam acara tersebut, bersaing dengan lebih dari 300 perusahaan global ternama lainnya, antara lain Goldman Sachs, Fave, NHL, ExxonMobil dan L’Oreal France.

Sedangkan, di sisi sosial dan kemanusiaan, selama pandemi Covid-19 OVO pun berkolaborasi aktif dengan lembaga sosial dan organisasi kemasyarakatan seperti Benih Baik, Gusdurian, Pemuda Muhammadiyah, dan berbagai lembaga ZISWAF (zakat, infaq, sadaqah dan wakaf) untuk mengoptimalkan upaya pengumpulan dan penyaluran donasi melalui teknologi keuangan digital.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN