Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Dirjen PPI Kemenkominfo Ahmad M Ramli. (IST)

Dirjen PPI Kemenkominfo Ahmad M Ramli. (IST)

Peduli Lindungi Bisa Diakses di Aplikasi Gojek

Abdul Muslim, Selasa, 30 Juni 2020 | 22:05 WIB

JAKARTA, investor.id - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) bersama Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) meluncurkan hasil kerja sama perluasan akses aplikasi Peduli Lindungi dan Publikasi Konten Cerdas Bertelekomunikasi. Kini, Peduli Lindungi bisa diakses melalui aplikasi Gojek.

Keberadaan aplikasi Peduli Lindungi dalam ekosistem Gojek diharapkan dapat meningkatkan partisipasi jutaan pengguna Gojek, baik konsumen, mitra driver, mitra UMKM Gofood, dan masyarakat Indonesia dalam upaya pelacakan dan meredam penyebaran pandemi Covid-19. 

Upaya itu merupakan dukungan agar masyarakat dapat berpartisipasi aktif untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 sekaligus memanfaatkan teknologi telekomunikasi agar lebih produktif dan aman beraktivitas selama pandemi.

“Dalam rangka memperluas penggunaan dan pemanfaatan aplikasi Peduli Lindungi serta sebagai bagian dari upaya memutus rantai penyebaran Covid-19, Kemenkominfo dan Kementerian BUMN bekerja sama dengan berbagai pihak mengembangkan fitur Peduli Lindungi,” ujar Direktur Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika (PPI) Kemenkominfo Ahmad M Ramli di Kantor Kemenkominfo, Jakarta, Selasa (30/06).

Ramli menuturkan, aplikasi Peduli Lindungi milik pemerintah yang dikembangkan Telkom Indonesia dan beberapa provider lain aman digunakan. Aplikasi ini mampu melakukan penelusuran (tracing) dan pelacakan (tracking) lokasi masyarakat dengan menggunakan teknologi bluetooth yang terenkripsi dan aman untuk digunakan.

Guna meningkatkan jangkauan penggunaan aplikasi Peduli Lindungi, Kemenkominfo pun kini melakukan integrasi aplikasi tersebut dengan perusahaan teknologi karya anak bangsa Gojek. 

“Sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19, Kemenkominfo mengintegrasikan aplikasi Peduli Lindungi dengan aplikasi Gojek,” tuturnya. 

Wakil Menteri BUMN Budi Gunadi menyatakan, aplikasi Peduli Lindungi sudah diunduh (download) lebih dari 4 juta kali. Sebelumnya, aplikasi ini lebih berfungsi sebagai media untuk  tracking, tracing dan fencing.

“Tapi, harapan ke depan, Peduli Lindungi segera masuk ke tahap berikutnya sebagai fungsi screening, sehingga bisa dimanfaatkan oleh ratusan juta rakyat Indonesia sebagai infrastruktur yang normal baru mengatasi masalah pandemi Covid-19," paparnya.

Terus Dikembangkan

Direktur Utama PT Telkom Tbk Ririek Ardiansyah menyatakan, aplikasi Peduli Lindungi akan dikembangkan dengan melengkapi beragam fitur yang dapat memudahkan masyarakat di era kenormalan baru.

"Lewat aplikasi ini ingin mempermudah masyarakat untuk menjalani kehidupan yang masuk new normal. Kita lengkapi juga dengan berbagai fitur tambahan yang akan berevolusi nantinya mobilitas masyarakat bisa lebih mudah daripada harus membawa kartu atau surat bukti bebas Covid-19," ujarnya.

Sementara itu, Direktur Kebijakan Publik dan Hubungan Pemerintahan Gojek Shinto Nugroho menuturkan, Peduli Lindungi merupakan aplikasi sangat penting karena dalam aktifitas sehari-hari tidak dilepaskan dari jejak bepergian setiap orang. Aplikasi pun tidak hanya untuk melindungi diri sendiri tetapi juga orang di sekitarnya.

“Kita sebenarnya sangat bangga karena yang kita targetkan 1 juta yang download Peduli Lindungi dalam enam bulan. Tapi ini baru diluncurkan satu minggu dan saat ini jumlah yang men-download dengan push dari aplikasi Gojek sudah sekitar 82 ribu,” tambah Shinto.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN