Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ryan Gondokusumo, Founder dan CEO Sribu

Ryan Gondokusumo, Founder dan CEO Sribu

Pendapatan Sribu Naik Dua Kali Lipat

Emanuel Kure, Minggu, 1 Desember 2019 | 22:57 WIB

JAKARTA, investor.id - PT Sribu Digital Kreatif (Sribu), perusahaan startup lokal yang bergerak di bidang penyediaan jasa solusi konten dan pemasaran digital berbasis crowdsourcing, berhasil membukukan peningkatan pendapatan hingga lebih dari dua kali lipat selama 4 tahun terakhir (dari 2014 hingga 2018).

Selain itu, Sribu juga  memperoleh kepercayaan investor dengan berhasil memperoleh tiga kali pendanaan. Sribu menegaskan kembali komitmennya untuk terus berinovasi dan memperluas cakupan layanan yang ditawarkan untuk menjawab kebutuhan pasar.

Ryan Gondokusumo, Founder dan CEO Sribu mengatakan,  sejak berdiri pada tahun 2011, sebagai perusahaan startup yang menyasar segmentasi pasar korporasi (Business-to-Business), Sribu telah membuktikan posisinya sebagai salah satu perusahaan berbasis teknologi yang mampu bertahan dan terus bertumbuh di tengah maraknya jatuh bangun industri startup di Indonesia.

Berbekal konsep bisnis berbasis teknologi, Sribu berhasil mendisrupsi industri jasa konsultan pemasaran dengan menjawab kebutuhan klien yang tidak dapat diberikan oleh jasa konsultan konvensional.

“Kami memulai perjalanan Sribu dengan meluncurkan Sribu.com, sebuah platform crowdsourcing online yang menawarkan jasa pembuatan desain yang berkualitas dengan memberdayakan komunitas konten kreator. Pada saat itu kami melihat bisnis berbasis online sedang mulai berkembang dan kebutuhan akan jasa pembuatan content marketing seperti desain semakin tinggi,” kata Ryan melalui siaran pers, Minggu (1/12).

Menurut Ryan, kendala yang dihadapi pebisnis saat ini adalah tidak memiliki referensi yang cukup luas untuk memperkerjakan desainer, sementara menggunakan jasa konsultan konvensional biayanya cukup tinggi dan maksimal hanya akan mendapatkan 3-5 pilihan desain. Padahal Indonesia memiliki banyak komunitas konten kreator berbakat.

“Melalui Sribu.com, kami telah menghadirkan sebuah wadah yang baru dan unik di mana kami mempertemukan para pebisnis (pengguna jasa/ klien) dengan komunitas konten kreator (penyedia jasa) di seluruh Indonesia tanpa perlu bertatap muka,” ujar Ryan.

Ryan menjelaskan,  seluruh tahapan pekerjaan, mulai dari komunikasi awal, pengerjaan pekerjaan, sampai pembayaran dilakukan secara daring melalui platform Sribu. 

Dengan sistem kontes desain, klien akan memperoleh ratusan desain berkualitas dari komunitas konten kreator Sribu.com dalam hitungan hari. Dan klien hanya membayar untuk desain yang dipilihnya. Hal ini tidak mungkin bisa didapatkan apabila menggunakan jasa konsultan konvensional. Inilah yang menjadi keunikan Sribu.

“Kami juga selalu mengedepankan profesionalitas dan kualitas hasil karya komunitas konten kreator kami, sehingga para pengguna jasa kami mendapatkan manfaat yang nyata, baik secara waktu, biaya, dan kualitas jasa yang diterima,” ungkap Ryan.

Ryan menambahkan, seiring dengan berkembangnya permintaan untuk jasa solusi konten kreatif dan pemasaran digital, pada tahun 2014 Sribu meluncurkan platform keduanya yaitu Sribulancer.com.

Berbeda dengan Sribu.com yang berfokus kepada layanan desain, Sribulancer.com menghadirkan penyediaan jasa konten kreatif yang lebih spesifik terkait dengan pemasaran digital, seperti pembuatan website, copywriting, desain multimedia, pembuatan aplikasi mobile, dan layanan administrasi.

Melalui Sribu.com dan Sribulancer.com, saat ini Sribu telah melayani lebih dari 30.000 klien dengan skala bisnis menengah hingga besar di dalam maupun di luar negeri.  Adapun sektor industri yang paling banyak dilayani oleh Sribu adalah industri makanan & minuman dan teknologi.

Selain itu, permintaan dari sektor properti dan jasa seperti konsultan keuangan dan penyewaan juga semakin bertumbuh selama beberapa tahun terakhir.

“Potensi pertumbuhan ekonomi digital yang sangat besar di Indonesia tentu membuat banyak pebisnis ingin merambah ke sektor bisnis ini. Namun ada banyak keahlian teknis khusus yang dibutuhkan untuk dapat memasuki segmen ini, terutama terkait pemasaran digital dan pembuatan konten kreatif. Untuk itu, Sribu hadir sebagai platform yang mempertemukan pebisnis dengan komunitas konten kreator yang memang ahli dan berpengalaman di bidangnya,” jelas Ryan.

“Melalui kehadiran Sribu dan platform yang kami hadirkan, kami dapat turut berkontribusi bagi pertumbuhan ekonomi, terutama ekonomi digital di Indonesia,” ucap Ryan.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA