Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Logo Amazon. ( Foto: EMMANUEL DUNAND / AFP )

Logo Amazon. ( Foto: EMMANUEL DUNAND / AFP )

Survei Amazon: 2025, Indonesia Butuh Ratusan Juta Pekerja Digital

Selasa, 23 Februari 2021 | 17:28 WIB
Emanuel Kure (emanuel.kure@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id - Amazon web services, penyedia layanan web hosting melakukan survei terhadap pekerja di Indonesia, terutama di bidang digital. Hasil survei tersebut menunjukkan, Indonesia membutuhkan ratusan pekerja digital demi mendukung perekonomian pada 2025.

Survei tersebut juga melibatkan enam negara di Asia Pasifik, yaitu Australia, Indonesia, Jepang, India, Korea Selatan dan Singapura. Di Indonesia sendiri, survei ini melibatkan 500 pekerja digital dan wawancara dengan pembuat kebijakan, pakar teknologi, dan pemimpin bisnis.

“Riset yang kami perkarsai ini menyoroti adanya kebutuhan untuk meningkatkan penguasaan teknologi cloud, bahkan sektor-sektor non teknologi, seperti di bidang manufaktur, bagi pekerja di Indonesia,” kata Tan Lee Chew, Managing Director for ASEAN, Worldwide Public Sector, Amazon Web Services, melalui siaran pers, Selasa (23/2).

Pekerja Indonesia diharapkan bisa mengembangkan setidaknya tujuh kecakapan digital dalam lima tahun mendatang. Hal itu supaya bisa mengimbangi perkembangan teknologi, demi mendukung platform komunikasi online dan perangkat lunak untuk mendukung kolaborasi antar platform.

Berdasarkan survei tersebut, pekerja yang memiliki kemampuan di bidang digital baru mencapai sekitar 19% dari seluruh angka pekerja di Indonesia. Untuk mendukung perekonomian pada 2025, dibutuhkan sekitar 110 juta pekerja agar bisa sejelan dengan dinamika teknologi.

Disebutkan sebanyak 59% responden Indonesia yang belum mampu mengoptimalkan kemampuan di bidang komputasi awan berpendapat bahwa pada 2025, keahlian di bidang tersebut akan sangat dibutuhkan di bidang pekerjaan mereka.

AWS juga menemukan, sejumlah keterampilan yang sangat dibutuhkan pada 2025 nanti yaitu cloud architecture design, cybersecurity design, lage-scale data modeling, web/software/game devlopment dan software operation support.

AWS juga memperkirakan dibutuhkan sekitar 946 juta pelatihan kecakapan digital pada 2025 untuk mencapai pertumbuhan ekonomi yang semakin inklusif.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN