Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
COO dan Co-Founder Xendit Tessa Wijaya. (IST)

COO dan Co-Founder Xendit Tessa Wijaya. (IST)

Tessa Wijaya Berbagi Tips Bisnis Daring bagi Pemula

Rabu, 7 April 2021 | 20:19 WIB
Abdul Muslim (abdul_muslim@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - COO dan Co-Founder Xendit Tessa Wijaya memberikan tips berbisnis bagi para pemula di ranah digital (daring/online). Mereka bisa mulai berbisnis dengan modal seadanya dan dari kecil, masuk ke media sosial, serta memanfaatkan pembayaran nonkas (cashless).

Selain itu, ada tiga hal utama yang perlu diperhatikan bagi para pemula untuk mulai berbisnis daring, yakni dengan mencari mitra bisnis yang tepat, berbisnis dari dasar (be basic) dengan modal seadanya, dan mengetahui dengan benar keinginan para pelanggan.

“Tips yang pertama, cari mitra yang tepat dan memiliki visi dan misi yang sama. Hal ini perlu dilakukan karena memulai bisnis itu tantangannya sangat berat. Dengan punya mitra yang tepat, beban kita akan menjadi ringan, dan jika beruntung bisnis akan berkembang maju,” tutur Tessa, dalam acara ‘Next Gen Summit 2021: Merdeka Financial dalam 5 Tahun’ yang digelar BeritaSatu Media Holdings, Rabu (7/4).

Selanjutnya, pemula bisa memulai bisnis dengan modal  seadanya dan dari awal (be basic) dan tak harus dengan modal yang besar. Pemula bisa memulainya dengan berjualan secara online, atau melalui media sosial (social commerce) yang ada, misalnya Instagram. Jika sudah maju, pemula bisa membuat kanal penjualan sendiri.

Terakhir, pebisnis pemula juga harus mengetahui dan mengembangkan apa keinginan pelanggannya (build what customer want). Hal ini sangat penting diketahui dan dikembangkan agar bisnisnya terus berkelanjutan dan maju.   

“Selain itu, pebisnis yang memulai bisnis online perlu memilih platform yang cocok untuk bisnisnya, jalur logistik yang mendukung, serta mencari sistem pembayaran yang sesuai dengan kebutuhannya,” tutur Tessa.   

Sementara itu, lanjut dia, Xendit, sebagai pengembang infrastruktur gerbang pembayaran digital (payment gateway), menyediakan fasilitas layanan pembayaran nonkas terintegrasi, mudah, dan relatif terjangkau bagi para pebisnis online.

Saat ini, banyak mitra pembayaran yang telah bergabung dan menjadi mitra Xendit yang bisa dimanfaatkan oleh para penjual (merchant) daring.     

Editor : Abdul Muslim (abdul_muslim@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN