Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
CEO Youtap Indonesia Herman Suharto. (IST)

CEO Youtap Indonesia Herman Suharto. (IST)

Youtap Pilih Fokus di Pasar Dalam Negeri

Rabu, 7 April 2021 | 19:28 WIB
Abdul Muslim (abdul_muslim@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - Youtap Indonesia, perusahaan start-up dengan fokus layanan digital terintegrasi bagi para pelaku usaha, terutama UMKM, lebih memilih fokus untuk menggarap pasar dalam negeri. Saat ini, Youtap punya sekitar 150 ribu mitra penjual (merchant) UMKM yang lokasinya tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

CEO Youtap Indonesia Herman Suharto mengatakan, dalam rencana dan peta jalan (roadmap) yang dimilikinya, Youtap punya rencana untuk ekspansi dan menggarap pasar luar negeri dalam jangka menengah dan panjang. Namun, saat ini, Youtap lebih memilih fokus di pasar dalam negeri yang masih sangat besar potensinya untuk digarap.

“Kalau dalam rencana roadmap kami memang ada rencana untuk ekspansi ke luar negeri, tapi itu nanti. Kami sekarang masih fokus menggarap pasar dalam negeri dulu. Kami sekarang punya mitra sekitar 150 ribu merchant di Indonesia,” ujar Herman, dalam acara ‘Next Gen Summit 2021: Merdeka Financial dalam 5 Tahun’ yang digelar BeritaSatu Media Holdings, Rabu (7/4).

Dalam paparannya, dia menjelaskan, Youtap Indonesia diluncurkan pada Februari 2020 dengan menawarkan layanan digital yang terintegrasi, dari layanan platform untuk berjualan, presentasi produk, promosi, hingga layanan pelaporan (report) penjualan bagi merchant UMKM. Dengan begitu, merchant pun akan lebih bisa fokus untuk berjualan dan memikirkan kebutuhan pelanggannya.   

Youtap lahir karena melihat besarnya jumlah UMKM di Indonesia yang mencapai sekitar 64 juta. Namun, mereka yang merupakan tulang punggung ekonomi nasional juga menghadapi tantangan yang semakin berat dan banyak yang berjatuhan bisnisnya di tengah pandemi Covid-19.

“Youtap hadir dan diluncurkan pada Februari 2020 untuk menjadi mitra yang membantu UMKM sebagai merchant dengan layanan terintergrasi. Kami ingin mereka lebih fokus ke penjualan dan memikirkan kebutuhan pelanggan,” imbuhnya.    

Dalam kemitraannya, menurut Herman, Youtap menginginkan bisnis para mitra merchant yang sebagian besar merupakan UMKM terus berkembang dan semakin maju (growth business). Saat ini, merchant yang bergabung dalam platform Youtap, di antaranya dari penjual makanan ikan hias, makanan burung, dan penjual speaker.

“Kita penginnya mereka growth business, itu yang penting. Mereka pun terus didorong terus inovatf, sehingga ada pengembangan baru dan bisnisnya terus maju. Selain itu, kami memberikan edukasi untuk mendukung perkembangan bisnis mereka,” tutur dia.

Di tengah pandemi Covid-19, sebagian bisnis para merchant Youtap juga telah terbukti mampu tumbuh sangat signifikan. Sementara itu, mitra lain yang sempat terpuruk kini pun mulai kembali bangkit (recovery) dan bisnisnya terus berkembang ke arah yang lebih bagus dengan dukungan layanan terintegrasi Youtap Indonesia.

Herman pun yakin, dengan semakin banyak pelaku UMKM yang tergabung dalam layanan digital untuk memasarkan produknya, ekonomi Indonesia akan semakin berkembang dan maju. Apalagi, UMKM selama ini terbukti menjadi tulang punggung perekonomian nasional.

Editor : Abdul Muslim (abdul_muslim@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN