Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com

Garuda Akan Tambah Rute ke Indonesia Timur

Kamis, 13 Oktober 2016 | 07:16 WIB
Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

DENPASAR - PT Garuda Indonesia akan menambah rute penerbangan ke wilayah Indonesia timur guna memperluas layanan dan memajukan daerah. Dengan begitu, masyarakat mendapatkan pilihan dalam menggunakan layanan maskapai penerbangan.

 

“Kami berupaya membuka layanan penerbangan ke daerah- daerah, terlebih daerah tersebut memiliki potensi pariwisata tetapi belum ada penerbangan ke sana,” kata Direktur Utama PT Garuda Indonesia M Arief Wibowo, di sela acara SkyTeam Supervisory Board Meeting 2016 di Nusa Dua, Bali, Rabu (12/10).

 

Ia mengatakan, pengembangan layanan penerbangan Garuda Indonesia saat ini sudah membuka penerbangan ke wilayah Indonesia bagian timur. Dengan pelayanan penerbangan tersebut diharapkan masyarakat akan memudahkan bepergian ke luar daerah, maupun wisatawan berkunjung ke daerah tersebut.

 

“Prioritas utama agar bisa terjangkau dengan layanan pesawat jenis ATR dan Bombardir milik Garuda harus didukung juga infrastruktur di bandar udara. Mulai dari landasan hingga fasilitas pendukung lainnya,” ujar Arief.

 

Ia mengatakan, penerbangan Garuda selalu komitmen sesuai dengan harapan pemerintah dalam memajukan pembangunan dan membuka rute penerbangan baru ke daerah-daerah yang selama ini belum mendapatkan layanan maskapai BUMN itu.

 

“Kami pada prinsipnya mendukung program pemerintah dalam membuka rute penerbangan, tetapi hal itu harus juga dibangun infrastruktur yang memadai di daerah tersebut. Apalagi daerah itu memiliki destinasi wisata, seperti Pulau Komodo, maka dari itu Garuda sudah membuka penerbangan dari Bandara Ngurah Rai (Bali) ke Laboan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT),” ujarnya.

 

Begitu juga membuka rute lainnya di kawasan Indonesia bagian timur, kata dia, seperti penerbangan dari Bandara Ngurah Rai ke Bandara Frans Seda, Maumere, NTT. Selain itu pihaknya juga berencana membuka penerbangan ke Nabire dan Wamena, Provinsi Papua.

 

“Kami ter us melakukan penjajakan penerbangan ke daerah yang menjadi prioritas percepatan pembangunan dalam program pemerintah. Saat ini pangsa pasar besar wisatawan adalah negeri Tiongkok. Tentu mereka setibanya di Indonesia ingin menikmati wisata yang menarik yang ada di sejumlah daerah. Namun dengan sudah ada koneksi penerbangan maka wisatawan akan bisa berkunjung ke objek wisata tersebut,” katanya.

 

Sementara itu, Chief Executive Officer (CEO) SkyTeam Perry Cantarutti menambahkan, sejak bergabung menjadi anggota SkyTeam, Garuda alam perkembangan pesat, dan memunyai keunggulan dalam memajukan daerah dan pariwisata.

 

“Perkembangan Garuda sangat bagus. Saya amati para penumpang baik domestik dan internasional memilih penerbangan Garuda. Begitu juga dalam mempromosikan objek wisata sangat gencar, sehingga penumpang yang bepergian semakin meningkat ke objek wisata tersebut,” ujarnya.

 

Ia mengatakan, dengan pelayanan Garuda, para penumpang pun merasa puas, sebab dalam pelayanan hingga menu yang disajikan selama penerbangan tersedia sesuai dengan kebutuhan penumpang tersebut.

 

“Oleh karena itu, penerbangan Garuda Indonesia mendapatkan penghargaan bintang lima dari Skytrax (lembaga independen penerbangan). Dan baru Garuda saja yang mendapat penghargaan tersebut dari perusahaan yang bergabung dalam Sky Team. Ini penghargaan yang luar biasa bagi Garuda,” ujar dia. (ean/ant)

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

BAGIKAN