Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Menerjunkan alat berat braker yang biasa digunakan untuk pemecah bebatuannya.

Menerjunkan alat berat braker yang biasa digunakan untuk pemecah bebatuannya.

Jaga Kualitas Jalur Jalan Pansela, PUPR Alokasikan Dana Rp 3,6 Triliun

Sabtu, 16 Oktober 2021 | 17:27 WIB
Muawwan Daelami (muawwan@beritasatumedia.com)

TASIKMALAYA, investor.id - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus melakukan pemeliharaan di jalur Pantai Selatan (Pansela) Jawa sebagai jalur alternatif menuju Jawa Tengah dan Jawa Timur. 

Jalur yang melintasi Provinsi Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY Yogyakarta, dan Jawa Timur sepanjang 1.604 km ini, sekarang kondisinya telah mantap. Capaian tersebut tidak lepas dari kegiatan preservasi jalan dan jembatan rutin yang dilakukan.

"Pansela dibuat sudah lama dan memang diproyeksikan untuk membagi arus yang selama ini banyak bergerak baik ke Tengah maupun ke Utara," kata Kepala Bidang Preservasi II Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) DKI Jakarta-Jawa Barat, Ditjen Bina Marga, Robert Himawan, pekan ini.

Dengan begitu, masyarakat yang berkendara dari Jawa Barat ataupun Banten menuju Jawa Tengah dan seterusnya diharapkan semuanya tidak bergerak melintasi Pantura dan jalur Tengah (seperti Sukabumi-Cianjur), tetapi juga bisa melintasi jalur bawah yakni Pansela.

Untuk menjaga kualitas Pansela khususnya di jalur yang membentang dari Provinsi DKI sampai Jawa Barat, Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Marga tahun ini mengalokasikan total anggaran sebesar Rp 3,6 triliun. 

Robert menyebut, secara total BBPJN DKI Jakarta-Jawa Barat mendapat anggaran yang berbeda-beda di setiap tahunnya. Pada Tahun Anggaran (TA) 2020 lalu, BBPJN DKI Jakarta-Jawa Barat memperoleh alokasi anggaran sebesar Rp 2,9 triliun, kemudian pada TA 2021 meningkat menjadi Rp 3,6 triliun, dan pada TA 2022 disiapkan sebesar Rp 1,6 triliun.

"Semua anggaran ini tidak hanya untuk menangani jalan yang sudah ada, tetapi juga jalan seperti Tol Cisumdawu termasuk akses-akses jalan baru semisal Lingkar Timur Kuningan. Jadi, bukan hanya memelihara, tetapi juga penanganan secara keseluruhan," ucap Robert menjawab pertanyaan Investor Daily dalam kegiatan press tour pekan ini.

Dia menambahkan, anggaran tersebut berasal dari dana DIPA BBPJN DKI Jakarta - Jawa Barat. Karenanya, kegiatan preservasi jalan dan jembatan akan terus dilaksanakan agar kualitas kemantapan jalur Pansela tetap terjaga. "Jadi, kita memelihara baik paket kontraktual maupun kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan masing-masing satuan kerja (satker) untuk menjaga kemantapan kondisi jalan dan jembatan di wilayah ini," jelas Robert.

Bangkitkan Sektor Pariwisata

Dengan kualitas jalur Pansela yang terjaga, Robert berharap akan mendorong pertumbuhan ekonomi Jawa Barat salah satunya melalui sektor pariwisata. Sebab di wilayah ini, kata dia, selain wisata Pelabuhan Ratu, juga terdapat wisata Bukit Habibi dan pantai-pantai indah di sepanjang Sindangbarang sampai Pangandaran.

Artinya, Jawa Barat memiliki beberapa pilihan objek wisata yang cukup diandalkan untuk dikunjungi masyarakat melalui jalur Pansela ini. Dengan demikian, perekonomian daerah pun akan ikut tumbuh. "Karena jalannya bagus, banyak masyarakat yang akhirnya mau datang. Banyak pedagang yang terbantu perekonomiannya sehingga secara otomatis wilayah sekitar akan terbangun," tutur Robert.

Ditambah lagi, jalur Pansela juga menawarkan akses tempuh yang relatif lebih cepat. Misalnya, dari Soreang- Cidaun yang semula 4 sampai 5 jam, melalui penanganan jalan dan jembatan di jalur Pansela, aksesnya bisa ditempuh lebih cepat. Selain itu, industri-industri unggulan seperti perkebeunan dan perikanan juga akan tumbuh," pungkas Robert. (mwd)

Editor : Frans (ftagawai@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN