Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Progres Pembangunan Bandara di Bintan oleh PT Bintan Aviation Investments. Foto: IST

Progres Pembangunan Bandara di Bintan oleh PT Bintan Aviation Investments. Foto: IST

Ini Progres Bandara yang Dibangun Grup Salim di Bintan

Rabu, 26 Januari 2022 | 15:41 WIB
Thresa Sandra Desfika (thresa.desfika@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – PT Bintan Aviation Investments membangun proyek bandara dan aerospace industry park dengan luas lahan kawasan bandara 800 hektare (ha) dan kawasan industri 510 ha di Pulau Bintan, Kepulauan Riau (Kepri). Kawasan bandara tersebut nantinya dapat berfungsi sebagai penerbangan umum, fasilitas pemeliharaan pesawat, dan pusat logistik.

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menyambut baik adanya inisiatif dari sektor swasta untuk membangun Bandara Internasional Bintan Baru atau New Internasional Airport Bintan, Kepulauan Riau. Menurut Menhub, keberadaan bandara baru tersebut akan mendukung tumbuhnya sektor industri dan pariwisata yang dapat mendatangkan investasi.

Baca juga: Bandara Halim Ditutup Mulai 26 Januari, Calon Penumpang Diminta Hubungi Maskapai

Hal tersebut disampaikan Menhub saat melakukan tinjauan ke proyek pembangunan Bandara Internasional Bintan Baru yang tengah dikerjakan PT Bintan Aviation Investments, Senin (24/1).

“Sebagaimana arahan Bapak Presiden, kami mendukung penuh partisipasi swasta dengan skema kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU), untuk membangun infrastruktur transportasi seperti pelabuhan dan bandara. Kami akan dukung dan memberikan petunjuk agar pembangunannya dilakukan sesuai dengan ketentuan, khususnya yang berkaitan dengan aspek keselamatan,” kata Menhub dalam keterangan resmi dikutip Rabu (26/1).

Menhub berharap pihak manajemen dapat menyelesaikan pembangunan bandara baru ini paling tidak di akhir 2023. “Keberadaan bandara ini diharapkan menjadi kebanggaan masyarakat di Pulau Bintan, Kepri dan sekitarnya,” tutur Menhub.

Sementara itu, Managing Director PT Bintan Aviation Investments Michael Wudy menjelaskan, pihaknya berinisiatif membangun bandara baru di Pulau Bintan sebagai pintu masuk pendorong pergerakan ekonomi serta pengembangan sektor industri dan pariwisata.

“Dalam membangun kami  akan tetap memperhatikan aturan-aturan yang ada dan mengutamakan aspek keselamatan,” ujarnya.

Pembangunan Bandara Internasional Bintan Baru atau New Internasional Airport Bintan sudah berjalan sejak tahun 2015. Saat ini pembangunan fase 1 sudah masuk tahap pemadatan tanah untuk runway sepanjang 3.000 meter.

Adapun 33,33% saham pada PT Bintan Aviation Investments dimiliki oleh Gallant Venture Ltd. Di mana pemilik pengendali dari Gallant Venture di antaranya adalah Grup Salim dan Sembcorp Industries Ltd.

Dalam pengumumannya pada April 2018, Gallant Venture menyatakan bahwa sebelumnya perseroan memiliki 90% saham PT Bintan Aviation Investments (BAI) dengan modal disetor Rp 2,5 miliar.

Baca juga: Ini Jajaran Komisaris dan Direksi PT Bandara Internasional Batam, Ada Dirut AP I dan WIKA

Pada 24 Januari 2018, BAI memperoleh keputusan penetapan lokasi dari Kementerian Perhubungan terkait pengajuan bandara di Bintan menjadi bandara untuk penggunaan umum. Namun, seiring adanya izin itu, maka bandara harus mayoritas dimiliki oleh perusahaan Indonesia.

Untuk memenuhi ketentuan tersebut, BAI menambah modal disetor dari Rp 2,5 miliar menjadi Rp 6,75 miliar dengan menerbitkan 4.250 saham baru senilai Rp 1 juta per saham sehingga totalnya adalah Rp 4,25 miliar kepada PT Dirgantara Sejahtera Indonesia (DSI). DSI sendiri adalah perusahaan yang dimiliki oleh Anthoni Salim. Karena itu, saham Gallant Venture di BAI terdelusi menjadi 33,33%.

Editor : Theresa Sandra Desfika (theresa.sandra@investor.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN