Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Indonesia memiliki peluang investasi yang besar. Untuk itu, New York, Indonesia Investment Forum By Sector Series 2022 siap digelar.

Indonesia memiliki peluang investasi yang besar. Untuk itu, New York, Indonesia Investment Forum By Sector Series 2022 siap digelar.

New York, Indonesia Investment Forum By Sectors Series 2022 Siap Digelar

Rabu, 29 Juni 2022 | 18:29 WIB
Indah Handayani (handayani@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - Indonesia memiliki peluang investasi yang besar. Untuk itu, New York, Indonesia Investment Forum By Sector Series 2022 siap digelar pada 6 dan 20 Juli 2022. Forum ini membahas berbagai peluang investasi di Indonesia dan akan membuka dialog antara pelaku bisnis Indonesia sebagai target investasi dengan Investor Global.

Christovita Wiloto, Founder dan Chairman Indonesia Investment Forum mengatakan, tahun ini pihaknya akan mengadakan New York Indonesia Investment Forum By Sector Series. Pada Juli dan Agustus 2022, pihaknya akan mengadakan tiga webinar gratis. “Pada September, Oktober, dan November 2022 kami akan mengadakan konferensi langsung di New York,” ungkapnya dalam keterangan pers, Rabu (29/6/2022).

Advertisement

Baca juga: Memiliki Tujuan Investasi yang Jelas Bisa Tangkal Investasi Bodong

Pada 6 dan 20 Juli, lanjut Christovita, free webinar Road to New York, Indonesia Investment Forum mengambil topik ‘Investasi di Infrastruktur Indonesia’ bagian 1 dan 2. Dengan menghadirkan pembicara Chairman Hamershlag Private Mychal Jefferson, President Director PT Waskita Karya Tbk (WSKT) Destiawan Soewardjono.

Ada pula, Direktur Investasi PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (Mitratel/MTEL) Hendra Purnama, Christovita Founder & Chairman Indonesia Investment Forum Christovita Wiloto

Baca juga: Ini Dia 10 Dampak Positif dan Negatif dari Modernisasi Investasi

Christov menjelaskan, sektor Infrastruktur di Indonesia diperkirakan tumbuh pada CAGR sekitar 3% selama periode perkiraan. Pemerintah Indonesia meningkatkan kebutuhan investasi infrastrukturnya sebesar US$ 429,7 miliar pada 2020-2024. “Saat ini, pembiayaan infrastruktur melalui Pemerintah dan Skema Kerjasama Swasta telah mencapai 83 proyek dengan total investasi US$ 40 miliar," paparnya.

Meskipun 30 proyek dengan nilai total US$ 50 miliar dihasilkan untuk skema pembiayaan belanja anggaran non-pemerintah. Skema KPBU (Public-Private Partnership) direncanakan untuk membangun 11 proyek dengan potensi nilai proyek Rp19,7 triliun pada 2020. “Selain itu, pemerintah memiliki empat fokus anggaran, yaitu pendidikan, kesehatan, perlindungan sosial, dan infrastruktur,” tutupnya.

Editor : Indah Handayani (indah.handayani26@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN