Menu
Sign in
@ Contact
Search
kementerian PUPR telah memulai pembangunan infrastruktur dasar mendukung KIPP Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kalimantan Timur
Sumber: Istimewa

kementerian PUPR telah memulai pembangunan infrastruktur dasar mendukung KIPP Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kalimantan Timur Sumber: Istimewa

Bangun Apartemen ASN di IKN, PUPR Minta Tambahan Anggaran Rp 9 Triliun

Sabtu, 14 Jan 2023 | 19:20 WIB
Muawwan Daelami (muawwan@beritasatumedia.com)

JAKARTA, ID - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) meminta tambahan anggaran kepada Kementerian Keuangan (Kemenkeu) sebesar Rp 9,4 triliun untuk pembangunan apartemen bagi aparatur sipil negara (ASN).

Usulan tersebut sejalan dengan rencana pemerintah untuk memindahkan sebanyak 17 ribu ASN dari Jakarta ke IKN secara bertahap. Para ASN ini nantinya ditempatkan di rumah dinas berbentuk apartemen atau rumah susun.

"Rencana 17 ribu ASN dan dipindahkan secara bertahap. Semua rumah ASN dibangun dalam bentuk rusun atau apartemen," ujar Ketua Satgas Pelaksanaan Infrastruktur IKN Danis Hidayat Sumadilaga, Sabtu (14/1).

BACA JUGA: Progres Infrastruktur IKN Capai 15%, Ini yang Sedang Dibangun

Berdasarkan data, PUPR berencana membangun total apartemen bagi ASN sebanyak 149 apartemen yang terdiri dari 102 dibangun menggunakan skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) dan 47 apartemen berasal dari APBN.

"Jadi, menteri PUPR sudah mengusulkan 47 apartemen dibangun pemerintah melalui APBN dan sampai sekarang belum dapat jawaban dari Menteri Keuangan," tambah Danis.

BACA JUGA: Dukung Pembangunan IKN, ISCC Optimistis Permintaan Baja Bertumbuh di 2023

Sementara 102 apartemen dibangun melalui proses KPBU dengan meraih notice to proceed dari Korea Land and Housing Corporation (KLHC) sebanyak 23 tower. Kemudian dari PT Risjadson Brunsfield Nusantara-CCFG Corp (Konsorsium Nusantara) untuk pembangunan 60 tower, dan PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) membangun 6 tower.

Dari sisi pelaksanaan, Danis berharap, pembangunan apartemen dengan skema KPBU dapat dimulai pada Januari sampai Februari tahun ini. "Tapi sepertinya, belum karena untuk KPBU sendiri mungkin proses notice to proceed paling cepat tuntas pada Juni 2023," tutur Danis. (mwd)

Editor : Frans (ftagawai@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com