Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com

Kemen-PU Perbanyak Bangun Waduk

Senin, 23 Desember 2013 | 00:25 WIB
Anis Rifatul Ummah

JAKARTA- Kementerian Pekerjaan Umum (PU) serius menangani ketahanan air nasional. Keseriusan tersebut diwujudkan utamanya dengan membangun banyak waduk. “Ketahanan air sangat penting dalam upaya mewujudkan ketahanan pangan di Indonesia,” kata Menteri PU Djoko Kirmanto, kepada pers di Jakarta, Minggu (22/12).

Djoko mengatakan, pada 2014 akan dilakukan ground breaking sebanyak 11 waduk. Di samping itu ada 17 waduk yang saat ini sedang proses on going. Menurut Djoko Kirmanto, jumlah waduk yang akan dibangun tersebut merupakan yang terbanyak hanya dalam kurun waktu lima tahun. "Ketahanan pangan tidak mungkin tanpa adanya ketahanan air, untuk itu pada periode tahun 2010-2014, Kementerian PU gencar membangun waduk," kata Djoko.

Sementara itu, Direktur Jenderal Sumber Daya Air, Mohammad Hasan, menambahkan, dengan adanya waduk-waduk baru tersebut maka akan ada penambahan volume air untuk keperluan irigasi sebanyak 2,03 miliar meter kubik. Dengan sudah tersedia supply air sebanyak 13,8 miliar meter kubik saat ini, nantinya jumlah pasokan air akan menjadi 15,8 miliar meter kubik.  "Waduk-waduk itu akan tambah irigasi yang dilayani waduk seluas 162 ribu hektar. Saat ini sudah 811 ribu hektar jadi nantinya hampir satu juta ha. Ini yang kita jamin ketersediaan airnya," ungkap Hasan.

Kementerian PU pada 2014 juga akan membangun lebih dari 500 embung. Pada akhir tahun 2014, Kementerian PU akan memiliki 1.300 embung. Jumlah ini jauh lebih banyak dibandingkan awal 2010 yang hanya 198 embung. “Fokus pembangunan waduk dan embung diharapkan dapat meningkatkan Indeks Pertanaman (IP) di Indonesia yang masih sebatas 1,4,” kata dia. (E-8/DP)

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

BAGIKAN