Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com

AirAsia Buka Opsi Penerbitan Obligasi

Oleh Thresa Sandra Desfika, Rabu, 2 September 2015 | 12:56 WIB


Ketika dihubungi Investor Daily melalui telepon seluler baik Presiden Direktur Indonesia Air Asia Sunu Widyatmoko maupun Head of Corporaate Secretary and Communications AirAsia Indonesia Audrey Progastama Petriny, tidak memberikan jawaban. Namun demikian, awal pekan kedua Agustus lalu, Sunu mengungkapkan, pihaknya membuka opsi penerbitan obligasi guna keperluan syarat permodalan positif yang diwajibkan pemerintah.


Selain itu, operator penerbangan berkonsep low cost carrier itu juga mengkaji opsi-opsi lainnya. Sunu pun optimistis pihaknya bisa memenuhi persyaratan permodalan sebelum tenggat dua bulan, atau hingga 30 September 2015 yang diberikan Kementerian Perhubungan (Kemenhub). “RUPS (Rapat Umum Pemegang Saham) secepatnya dilakukan. Hal tersebut sedang dijadwalkan, karena itu dare pemegang saham,” kata Sunu ketika itu.


Sunu menambahkan, penerbitan obligasi menjadi skema yang paling unggul jika dibandingkan dengan sejumlah skema lainnya untuk menginjeksi modal. Sedangkan, untuk pertimbangan menggelar penawaran umum saham perdana (Initial Public Offering/IPO) belum menjadi pilihan dalam waktu dekat ini. Pasalnya, untuk melakukan IPO, syarat utama yang harus dilakukan suatu perusahaan harus memiliki ekuitas yang positif dan juga memiliki kecukupan modal.


“Untuk IPO, saya rasa masih belum, tetapi wacana itu tetap ada,” ucapnya. Sunu mengungkapkan, alasan ekuitas negatif yang terjadi pada Air Asia dan tercatat pada laporan keuangan 2014 salah satu penyebabnya adalah pelemahan rupiah terhadap mata uang dolar Amerika Serikat.


Senada dengan Sunu, CEO Air Asia Group Tony Fernandes juga optimistis Indonesia Air Asia segera memenuhi kewajiban tersebut. Tony juga mengungkapkan, AirAsia Group telah mencatatkan 300 juta penumpang per 10 Agustus 2015. Pencapaian tersebut diraih dalam kurun waktu kurang lebih 14 tahun. Ke depan, AirAsia Group mencanangkan program mengangkut 500 juta penumpang. (lrd/tm)

BAGIKAN