Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ruang check-in maskapai penerbangan domestik Garuda Indonesia di Terminal 3 Bandara Soetta. Foto ilustrasi: Investor Daily/Gora Kunjana

Ruang check-in maskapai penerbangan domestik Garuda Indonesia di Terminal 3 Bandara Soetta. Foto ilustrasi: Investor Daily/Gora Kunjana

Akselerasi Turis, Soetta Siap Jadi Hub Pariwisata

ESA/, Selasa, 14 Mei 2019 | 15:44 WIB

JAKARTA - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menyatakan Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) siap menjadi hub penerbangan langsung internasional dan akan lebih mampu mengakselerasi  kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) dibandingkan menjadikan bandara di negara-negara seperti Singapura, Malaysia, dan Thailand menjadi hub pariwisata untuk Indonesia.

“Bandara Soekarno Hatta telah siap untuk menjadi bandara hub internasional karena kami lebih ingin mendorong maskapai dalam negeri yang membuka rute internasional untuk menggaet turis mancanegara,” kata Menhub dalam pernyataan resminya, Senin (13/5).

Dia menjelaskan, Bandara Soekarno Hatta terus dibangun agar kapasitasnya lebih optimal, misalnya dengan pembangunan landasan pacu 3 yang dibangun untuk mempercepat arus masuk dan keluar pesawat serta menampung maskapai luar negeri.

Selain itu, kata dia, ada rencana pembangunan Terminal 4. “Selain Bandara Soekarno Hatta, Bandara Ngurah Rai, Bali juga menjadi salah satu bandara yang bisa menjadi hub internasional Indonesia,” papar Budi.

Lebih jauh, ungkap Budi, maskapai nasional terus berupaya menambah rute penerbangan internasional, seperti Garuda Indonesia yang pada tahun ini akan menambah rute penerbangan internasional ke Turki, Rusia, dan Korea Selatan.

Menurut Menhub, strategi tersebut lebih baik untuk industry penerbangan nasional dibanding harus mengandalkan penerbangan Internasional yang datang ke Indonesia dengan menjadikan bandara di negaranegara seperti Singapura, Malaysia, dan Thailand menjadi hub pariwisata untuk Indonesia.

Lebih lanjut, Menhub mengungkapkan, saat ini jumlah turis di negara-negara tetangga seperti Thailand, Malaysia, dan Singapura dengan Indonesia masih ada perbedaan sehingga diperlukan strategi-strategi pemasaran pariwisata agar turis yang telah sampai ketiga Negara tadi juga tertarik ke Indonesia.

Sebelumnya, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi bertemu dengan Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya di Kantor Kemenhub pada 10 Mei 2019. Menhub menuturkan dalam pertemuan tersebut membahas tentang upaya-upaya meningkatkan turis ke Indonesia.

“Kami bicara perihal hub untuk meningkatkan turis ke Indonesia supaya ditingkatkan. Jadi, kami mau bagaimana cara memindahkan penumpangpenumpang yang sekarang ini ada di Thailand, Malaysia, dan Singapura bisa diangkut ke Indonesia. Kami akan menciptakan dan mendorong penerbangan kita untuk menangkap itu,” jelas Menhub ketika itu.

Lebih lanjut, Menhub mengatakan, saat ini jumlah turis di negara-negara tetangga seperti Thailand, Malaysia, dan Singapura dengan Indonesia masih ada selisih sehingga Menhub dan Menpar ingin membuat strategi-strategi agar turis yang telah sampai ke negara-negara tetangga itu juga tertarik ke Indonesia.

Sumber: Investor Daily

BAGIKAN