Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Food estate di Sumba.

Food estate di Sumba.

Atasi Kemiskinan di NTT, Pemerintah akan Bangun Embung dan Bendungan

Selasa, 23 Februari 2021 | 13:05 WIB
Muawwan Daelami (muawwan@beritasatumedia.com)

SUMBA TENGAH, investor.id – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan ketersediaan air dinilai sebagai kunci untuk mengatasi masalah di seluruh NTT, utamanya kemiskinan. Maka dari itu, pemerintah akan membangun embung dan bendungan.

“Problemnya adalah masih sama di seluruh NTT yaitu masalah air. Kuncinya ada di air,” ucap Jokowi, saat meninjau lumbung pangan atau food estate di Kabupaten Sumba Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (23/2).

Ia menjelaskan bahwa di Kabupaten Sumba Tengah, pemerintah sedang menyiapkan lahan baru seluas 5.000 hektare (ha) di mana 3.000 ha akan ditanami padi dan 2.000 ha ditanami jagung. Namun ke depan, akan diperluas lagi dengan keluasan 10.000 ha yang terdiri dari 5.600 ha untuk tanaman padi dan 4.400 untuk jagung, Hal ini dikerjakan di NTT khususnya di Sumba Tengah karena berdasarkan data yang dimiliki, 34% kemiskinan berada di sini.

“Kita harus ngomong apa adanya data yang saya miliki, 34% kemiskinan ada di sini,” ungkapnya.

Presiden Joko Widodo meninjau food estate di Sumba., Selasa (23/2/2021). Sumber: BSTV:
Presiden Joko Widodo meninjau food estate di Sumba., Selasa (23/2/2021). Sumber: BSTV:

Karena itu, sejak 2015-2018 pemerintah sudah membangun sumur bor yang masuk ke sawah-sawah dan beberapa embung besar. Namun fasilitas tersebut masih jauh dari cukup. Bupati Sumba Tengah masih meminta tambahan embung dan gubernur meminta dibuatkan satu bendungan untuk Kabupaten Sumba Tengah dan sekitarnya.

Jokowi pun mengaku sudah memerintahkan Menteri Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljomo untuk melihat kemungkinan dibangun waduk atau bendungan ditambah embung dan sumur bor. Sementara Kementerian Pertanian akan membantu memenuhi kekurangan-kekurangan alat mesin pertanian (alsintan) terutama traktor yang sangat dibutuhkan di Sumba Tengah.

“Saya rasa kalau ini kita kerjakan, saya meyakini food state yang ada di Kalimantan Tengah,  Sumutera Utara dan NTT akan bisa membangun sebuah ketahanan yang baik untuk negara kita dan akan kita fotocopy untuk provinsi-provinsi lain yang memiliki kesiapan,” tutur Jokowi.

Sebelumnya, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono juga mengatakan bahwa PUPR sudah menuntaskan konstruksi Bendungan Napun Gete seluas 99,78 ha di Kabupaten Sikka, Provinsi NTT. Penyelesaian dilaksanakan lebih cepat untuk mendukung ketahanan air dan pangan nasional.

"Ketersediaan air menjadi kunci pembangunan di NTT yang memiliki curah hujan lebih rendah dibanding daerah lain," tutur Basuki.

Oleh karena itu, bendungan dan embung perlu banyak dibangun untuk mengatasi krisis air seperti untuk memenuhi kebutuhan air minum, pertanian, peternakan, dan lainnya.  

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN