Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Sertifikat SCI ini secara resmi diserahkan oleh Deputy Director of Overseas Business Group IIAC Vin Kim kepada Direktur Pemasaran dan Pelayanan PT Angkasa Pura I (Persero) Devy Suradji dan Direktur Pengembangan Usaha PT Angkasa Pura I (Persero) Dendi T. Danianto di Bandara Ngurah Rai Bali pada 15 Oktober 2020

Sertifikat SCI ini secara resmi diserahkan oleh Deputy Director of Overseas Business Group IIAC Vin Kim kepada Direktur Pemasaran dan Pelayanan PT Angkasa Pura I (Persero) Devy Suradji dan Direktur Pengembangan Usaha PT Angkasa Pura I (Persero) Dendi T. Danianto di Bandara Ngurah Rai Bali pada 15 Oktober 2020

Bandara Ngurah Rai Raih Sertifikasi Inisiasi Koridor Sehat

Kamis, 15 Oktober 2020 | 19:23 WIB
Thresa Sandra Desfika (thresa.desfika@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali, salah satu bandara kelolaan Angkasa Pura I, resmi meraih sertifikat Inisiasi Koridor Sehat atau Safe Corridor Initiative (SCI) dari Incheon International Airport Corporation (IIAC) yang berbasis di Korea Selatan.

Sertifikat SCI ini secara resmi diserahkan oleh Deputy Director of Overseas Business Group IIAC Vin Kim kepada Direktur Pemasaran dan Pelayanan PT Angkasa Pura I (Persero) Devy Suradji dan Direktur Pengembangan Usaha PT Angkasa Pura I (Persero) Dendi T. Danianto di Bandara Ngurah Rai Bali, Kamis (15/10/2020) setelah melalui serangkaian tahap penilaian oleh Tim IIAC terhadap penerapan protokol kesehatan dan keamanan penanganan pandemi di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali yang mulai dilakukan sejak 21 September 2020.

"Diraihnya Sertifikat SCI oleh Bandara I Gusti Ngurah Rai merupakan pengakuan dunia internasional atas penerapan protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19 Bandara Bali yang berstandar global," ujar Direktur Utama PT Angkasa Pura I (Persero) Faik Fahmi dalam keterangannya, Kamis (15/10).

Faik berterima kasih kepada Bandara Internasional Incheon atas kerja sama pengukuran penerapan protokol kesehatan pada masa pandemi ini di mana Bandara Incheon merupakan bandara pertama di dunia yang mendapatkan Akreditasi Kesehatan Bandara dari Airport Council International.

Hal ini, lanjut Faik Fahmi, diharapkan dapat meyakinkan dan meningkatkan kepercayaan diri masyarakat, baik dalam dan luar negeri, untuk kembali melakukan perjalanan udara dengan rasa aman dan nyaman melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai dan bandara Angkasa Pura I lainnya pada masa adaptasi kebiasaan baru ini sehingga nantinya dapat kembali meningkatkan pariwisata dan kondisi perekonomian di Indonesia.

"Selamat kepada Bandara I Gusti Ngurah Rai atas kesuksesan meraih Sertifikat Safe Corridor Initiative dan otomatis menjadikannya sebagai anggota bandara pertama pada jaringan Safe Corridor Initiative," terang Faik Fahmi.

Secara keseluruhan, dia menambahkan, kinerja Bandara I Gusti Ngurah Rai terkait upaya pengawasan dan pencegahan penyebaran virus sungguh luar biasa. Angkasa Pura I telah mengimplementasikan hampir seluruh persyaratan protokol kesehatan yang ditetapkan dalam panduan berbagai insitusi internasional seperti World Health Organization dan International Civil Aviation Organization.

Sementara itu, Deputy Director of Overseas Business Group IIAC Vin Kim menyebutkan, sedikit temuan pada saat tahap penilaian oleh Tim IIAC langsung ditindaklanjuti dan diselesaikan oleh Tim Bandara I Gusti Ngurah Rai dalam waktu singkat.

Beberapa hal terkait penerapan protokol kesehatan Bandara Bali yang patut diapresiasi dan dapat dijadikan contoh bagi pengelola bandara lainnya di dunia, lanjut Vin Kim, yaitu perlengkapan yang memadai untuk mencegah terjadinya penyebaran virus, seperti kamera pengukur suhu badan, meja informasi dengan video panduan dan layanan pelanggan virtual, mesin pencuci tangan, dan lainnya; petugas bandara yang diposisikan secara tepat pada area antrean untuk membantu penumpang mematuhi protokol kesehatan; dan penanda lantai untuk jaga jarak diletakkan dengan baik di seluruh area bandara bahkan di toilet.

Adapun beberapa rekomendasi yang diajukan IIAC untuk peningkatan pelayanan di Bandara I Gusti Ngurah Rai, yaitu penambahan jumlah hand sanitizer dan penambahan titik media komunikasi atau banner yang berisi pesan kesehatan dengan visibilitas yang lebih baik.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN