Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
GeNose C19 adalah alat screening Covid-19 inovasi dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta.

GeNose C19 adalah alat screening Covid-19 inovasi dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta.

Fasilitas Tes GeNose C19 Tersedia di 18 Bandara AP II

Kamis, 10 Juni 2021 | 19:03 WIB
Thresa Sandra Desfika (thresa.desfika@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - PT Angkasa Pura/AP II (Persero) mencatat per 10 Juni 2021 layanan GeNose C19 sebagai alat screening Covid-19 melalui hembusan napas sudah tersedia di 18 bandara kelolaan.

Adapun saat ini AP II tengah mengelola 20 bandara. Dari 20 bandara itu, tinggal dua bandara yang belum dilengkapi layanan tes GeNose C19, yaitu Bandara Internasional Soekarno-Hatta dan Bandara Internasional Kertajati.

Direktur Utama AP II Muhammad Awaluddin mengatakan, ketersediaan layanan GeNose C19 di bandara-bandara perseroan berkat koordinasi yang baik antara stakeholders di bandara, termasuk AP II, Kantor Kesehatan Pelabuhan Kementerian Kesehatan (KKP Kemenkes), dan maskapai.

“Bandara AP II pertama kali menyediakan layanan GeNose C19 pada April 2021 yakni di Bandara Husein Sastranegara, Bandung. Hanya dalam waktu sekitar tiga bulan, layanan GeNose C19 sudah tersedia di 18 bandara,” ujar Muhammad Awaluddin dalam keterangan resmi, Kamis (10/6).

Ia menambahkan, fasilitas GeNose C19 melengkapi layanan tes Covid-19 lainnya di Airport Health Center bandara AP II, yaitu RT-PCR dan rapid test antigen. Dengan demikian, Bandara AP II memiliki tiga alternatif pilihan tes Covid-19 untuk mendukung dan memudahkan calon penumpang pesawat memenuhi persyaratan kesehatan sebelum melakukan penerbangan, serta sebagai upaya AP II dalam mendukung penerbangan sehat di tengah pandemi.

Dia menuturkan, fasilitas layanan GeNose C19 di bandara-bandara AP II dioperasikan oleh pihak ketiga yang memiliki keahlian dan kompetensi di bidang tersebut. Adapun tarif layanan GeNose C19 di seluruh bandara AP II sebesar Rp 40.000. Bagi calon penumpang pesawat yang ingin menjalani tes GeNose C19 diimbau untuk memperhatikan prosedur seperti di antaranya tidak makan minimal 30 menit sebelum pelaksanaan tes.

"Layanan GeNose C19 di bandara AP II juga sejalan dengan ketentuan di dalam Surat Edaran (SE) Menteri Perhubungan Nomor 26 tahun 2021 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri Dengan Transportasi Udara Dalam Masa Pandemi Covid-19," ungkap Awaluddin.

Sesuai SE Nomor 26 tahun 2021, pelaku perjalanan dalam negeri wajib memenuhi persyaratan kesehatan, yaitu menunjukkan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 3x24 jam sebelum keberangkatan, atau rapid test antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 2x24 jam sebelum keberangkatan, atau hasil negatif tes GeNose C19 di bandara dalam kurun waktu 1x24 jam sebelum keberangkatan.

Untuk tujuan Bali, pelaku perjalanan dalam negeri wajib menunjukkan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR atau rapid test antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 2x24 jam sebelum keberangkatan, atau hasil negatif tes GeNose C19 di bandara dalam kurun waktu 1x24 jam sebelum keberangkatan.

Persyaratan kesehatan ini tidak berlaku bagi penerbangan angkutan udara perintis, penerbangan angkutan udara di daerah 3T (tertinggal, terdepan, terluar), dan anak di bawah usia 5 tahun.

Editor : Kunradus Aliandu (kunradu@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN