Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Program mandiri pangan berupa budidaya ternak ayam broiler.

Program mandiri pangan berupa budidaya ternak ayam broiler.

Hutama Karya Ciptakan Program Mandiri Pangan di Sekitar Tol Riau

Selasa, 23 Februari 2021 | 22:33 WIB
Muawwan Daelami (muawwan@beritasatumedia.com)

RIAU, investor.id   –  PT Hutama Karya (Persero) menciptakan Program Mandiri Pangan melalui implementasi program Corporate Social Responsibility (CSR) dan Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) sebagai komitmen membantu menumbuhkan kembali perekonomian Indonesia di tengah Pandemi Covid-19.

Program yang melibatkan puluhan pelaku UMKM ini sekaligus sebagai upaya pelaksanaan Sustainable  Development Goals (SDG) nomor 8 mengenai  pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi agar  tercipta lapangan pekerjaan dan upaya perusahaan menumbuhkan peluang bisnis dan usaha ekonomi produktif bagi masyarakat sekitar di Kabupaten Kampar, Provinsi Riau.  

Executive Vice President (EVP) Sekretaris  Perusahaan Hutama Karya Muhammad Fauzan mengatakan Program Mandiri Pangan berupa ternak ayam broiler direalisasikan dengan memberikan bantuan pembangunan kandang ayam close house. 

Budidaya ternak ayam broiler dipilih karena tersedianya potensi lahan yang cukup luas, biaya perawatan serta pemeliharaan yang lebih ekonomis dan peluang pasar yang cukup besar. Sehingga akan memberikan peluang bagi pengusaha pemula untuk mengembangkan bisnisnya.   

"Kita telah membangun fasilitas kandang ayam dan mendatangkan tenaga ahli dan profesional dalam  proses pelatihan serta pendampingan ternak ayam  broiler bagi masyarakat di sekitar proyek tol di Riau agar masyarakat ke depannya mampu mengelola  dan mengembangkan budidaya ternak ayam broiler  secara  mandiri," ujar Fauzan dalam keterangan resminya, Selasa (23/2).

Adapun total bantuan yang bakal disalurkan melalui program ini senilai lebih dari Rp 200 juta dan sampai saat ini, penyaluran bantuan sudah mencapai 50%.

Fauzan menambahkan, saat ini fokus utama  perusahaan adalah menyelesaikan infrastruktur  kandang ayam khususnya di wilayah pondok  pesantren di sekitar proyek.

Melalui budidaya dan ternak ayam broiler  diharapkan dapat mendorong terciptanya kemandirian masyarakat dalam mencukupi  kebutuhan masyarakat yang hidup di sekitar wilayah proyek Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) di Riau,  mendorong terciptanya lapangan tenaga kerja baru  dan secara berkelanjutan budidaya ternak ayam  broiler ini dapat meningkatkan perekonomian serta  membangun jaringan bisnis yang baru antar  masyarakat dan pelaku UMKM. 

"Kami akan dampingi prosesnya secara bertahap  hingga usaha ternak ayam dapat dilepas secara  mandiri,” imbuh Fauzan.

Program Mandiri Pangan mendapat antusiasme  yang cukup positif dari masyarakat khususnya di sekitar proyek jalan tol.  Menurut Pendamping  Ternak Ayam Broiler M Noor, sebagai pihak pengurus budidaya dan ternak ayam broiler mengucapkan kasih atas dukungan dan partisipasi yang telah diberikan Hutama Karya. 

"Dengan fasilitas kandang ayam ini, kami akan konsisten melakukan pelatihan dan pendampingan budidaya ternak ayam broiler sehingga tujuan mandiri pangan dapat  tercapai,” tutupnya.  

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN