Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Pintu tol Jasa Marga. Foto ilustrasi: DAVID GITA ROSA

Pintu tol Jasa Marga. Foto ilustrasi: DAVID GITA ROSA

Jasa Marga: Hoax, Berita Pengenaan Denda di Tol Surabaya-Malang

Investor Daily, (elgor)  Selasa, 30 Juni 2020 | 13:41 WIB

JAKARTA, investor.id - Jasa Marga menepis kabar terkait pengenaan denda pelanggaran di Ruas Jalan Tol Surabaya-Mojokerto dan Surabaya-Malang yang beredar luas di platform aplikasi grup WhatsApp.

"Menanggapi informasi yang viral dan beredar di platform WhatsApp Group maupun media sosial lain soal pengenaan denda pelanggaran di Ruas Jalan Tol Surabaya-Mojokerto dan Surabaya-Malang, kami sampaikan informasi tersebut tidak benar atau hoax," kata Kepala Departemen Komunikasi dan Pemasaran Jasamarga Transjawa Tollroad Regional Division Corry Annelia Poundti. H, Selasa (30/6).

Menurut Corry, pengenaan denda bagi para pelanggar termasuk yang terjadi di jalan tol sepenuhnya merupakan kewenangan kepolisian. Hal tersebut sudah diatur dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Bahwa, lanjut Corry, untuk pelanggaran bahu jalan, berdasarkan pasal 287 ayat 1 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2009 dijelaskan, setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor di jalan yang melanggar aturan perintah atau larangan yang dinyatakan rambu lalu lintas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 106 ayat (4) huruf a atau marka jalan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 106 ayat (4) huruf b dipidana dengan pidana kurungan paling lama 2 (dua) bulan atau denda paling banyak Rp.500.000,00 (lima ratus ribu rupiah).

Sedangkan untuk pelanggaran batas kecepatan, berdasarkan pasal 287 ayat 5 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2009 dijelaskan, setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor di jalan yang melanggar aturan batas kecepatan paling tinggi atau paling rendah sebagaimana dimaksud dalam Pasal 106 ayat (4) huruf g atau Pasal 115 huruf a dipidana dengan kurungan paling lama 2 (dua) bulan atau denda paling banyak Rp.500.000,00 (lima ratus ribu rupiah).

Sementara itu, Kepala Unit Patroli Jalan Raya (Kanit PJR) Jatim 4, AKP Imam Mahmudi juga membenarkan pernyataan tersebut. Menurut dia, pengenaan denda bagi pelanggaran di jalan tol sepenuhnya kewenangan kepolisian dan mekanisme pembayaran denda pelanggaran ditentukan melalui sidang di pengadilan.

Jasamarga Transjawa Tollroad Regional Division selaku pengelola Ruas Jalan Tol Transjawa mengimbau agar masyarakat dapat disiplin dalam memverifikasi informasi yang beredar di media sosial.

"Kami juga mengimbau agar pengguna jalan tetap menjaga keselamatan berkendara dengan mematuhi aturan lalu lintas, memperhatikan rambu dan arahan petugas di lapangan," tutup Corry. (c01)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN