Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Polana B Pramesti. Foto: faktanews.com

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Polana B Pramesti. Foto: faktanews.com

Kemenhub Awasi Pemenuhan Hak Penumpang Sriwijaya Air

Thresa Sandra Desfika, Kamis, 7 November 2019 | 23:05 WIB

JAKARTA, investor.id   – Kementerian Perhubungan  (Kemenhub)  memastikan  terpenuhinya keselamatan, keamanan, dan kenyamanan calon pengguna jasa maskapai Sriwijaya Air yang mengalami dampak pembatalan  sejumlah rute penerbangan

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Polana B. Pramesti menyampaikan, berdasarkan informasi yang diperoleh, pembatalan  sejumlah rute maskapai Sriwijaya Air merupakan imbas dari kondisi kerja sama  yang kurang harmonis saat ini   antara pihak Sriwijaya Air dengan Garuda Indonesia . 

“Tugas kami sebagai regulator adalah memastikan terpenuhi keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pengguna jasa transportasi udara dapat terjaga dengan baik sesuai yang diamanatkan Undang-Undang No 1 tahun 2009 tentang Penerbangan,” jelas Polana dalam keterangannya, Kamis (7/11).

Sriwijaya Air. Foto: Investor Daily/Gora Kunjana
Sriwijaya Air. Foto: Investor Daily/Gora Kunjana

Dengan terhentinya sejumlah layanan, lanjut Polana, saat ini Sriwijaya Air masih mengoperasikan sebanyak 13 unit pesawat udara dari 30 unit pesawat udara yang dimiliki, sisanya tidak dapat dioperasikan dikarenakan pesawat masih dalam masa periode perawatan, namun ada pula yang dinyatakan aircraft on ground atau (AOG) sebagai dampak dari penghentian layanan penyediaan suku cadang oleh GMF Aero Asia.

“Saat ini seluruh inspektur penerbangan telah melaksanakan kegiatan pengawasan dan monitoring terhadap pemenuhan aspek keselamatan dan pelayanan penumpang Sriwijaya Air. Dan memastikan seluruh penumpang mendapatkan hak sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” tegas Polana.

Dia menjelaskan, sesuai dengan ketentuan bahwa penumpang dapat melakukan proses penjadwalan ulang kembali penerbangan, pengembalian biaya tiket (refund), serta apabila terjadi keterlambatan penerbangan juga ditangani sesuai dengan ketentuan delay management yang telah diatur sesuai ketentuan Peraturan Menteri PM 89 Tahun 2015 tentang Penanganan Keterlambatan Penerbangan (Delay Management) pada Badan Usaha Angkutan Udara Niaga Berjadwal di Indonesia. 

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA