Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Lucky Alfirman.

Lucky Alfirman.

Kemenkeu Apresiasi Serapan Anggaran PUPR yang Tembus Rp 8,6 T

Selasa, 23 Februari 2021 | 13:48 WIB
Muawwan Daelami (muawwan@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor,id – Kementerian keuangan (Kemenkeu) mengapresiasi realisasi belanja Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Tahun Anggaran (TA) 2021 hingga Januari yang tembus Rp 8,6 triliun. Capaian tersebut meningkat lima kali lipat dibanding Januari tahun 2020 yang hanya terserap Rp 1,6 triliun.

“Kami sangat mengapresiasi kinerja penyerapan belanja Kementerian PUPR di mana penyerapan anggarannya meningkat lima kali lipat. Dan jangan lupa, ini dilakukan di masa Pandemi Covid-19,” kata Direktur Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kemenkeu Luky Alfirman dalam sambutannya di seremonial Financial Close KPBU-AP Jalan Lintas Timur (Jalintim) Sumatera Selatan Penyerahan Surat Pemenang Lelang Proyek KPBU-AP Jalintim Riau, Senin (22/2).

Kemenkeu mengapresiasi capaian PUPR tersebut. Ia menyadari bahwa pencarian sumber-sumber pembiayaan alternatif terlebih di masa Pandemi Covid-19 tidaklah mudah. Sebab ada cost of fund di sana. Namun, melihat penyerapan PUPR TA 2021 yang benar-benar dikembalikan kepada rakyat dalam bentuk pembangunan infrastruktur tentu akan memberikan multiplier effect.

Untuk itu, Kemenkeu mendukung seluruh pelaksanaan proyek infrastruktur PUPR termasuk dua proyek preservasi di Jalintim. Dukungan yang diberikan berupa pemberian fasilitas penyiapan atau project development facility (PDF) dan penjaminan melalui penugasan PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (PII).

Dalam pemberian fasilitas PDF oleh PT PII tersebut, Luky memastikan bahwa dua proyek preservasi jalan di Jalintim telah memenuhi standar kualitas dan keberlanjutan (sustainability). 

“Sebagai dua proyek Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha-Availability Payment (KPBU-AP) pada sektor jalan nontol, banyak sekali lesson learn yang bisa kita jadikan pelajaran bersama bagi semua pihak baik dari sisi pemerintah maupun badan usaha dalam melaksanakan kontrak,” tutup Luky.  

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN