Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Kerabat keluarga korban pesawat Sriwijaya Air SJ-182 menunggu dan menyaksikan proses pencarian di Dermaga 2 JICT, Jakarta. Hingga Senin (11/1) sore Tim SAR gabungan telah berhasil membawa 14 kantong jenazah berisi bagian tubuh korban. Foto: SP/Joanito De Saojoao

Kerabat keluarga korban pesawat Sriwijaya Air SJ-182 menunggu dan menyaksikan proses pencarian di Dermaga 2 JICT, Jakarta. Hingga Senin (11/1) sore Tim SAR gabungan telah berhasil membawa 14 kantong jenazah berisi bagian tubuh korban. Foto: SP/Joanito De Saojoao

Kemensos Siapkan Pelayanan Keluarga Korban Sriwiajaya Air di 5 Titik Crisis Center

Selasa, 12 Januari 2021 | 13:39 WIB
Arnoldus Kristianus (arnoldus.kristianus@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id - Kementerian Sosial (Kemensos) turut berkontribusi dalam penanganan kecelakaan pesawat Sriwijaya Air SJ-182. Sejak Minggu (10/1), Kemensos telah mengaktifkan tim Layanan Dukungan Psikososial (LDP) di Terminal 2D Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

“Tim ini bertugas melakukan upaya pendekatan-pendekatan terhadap keluarga korban yang saat ini sedang mengalami syok, sedih dan kebingungan. Keluarga korban yang mengalami kondisi cemas dan mungkin saja trauma, maka perlu penanganan secara psikologis,” ucap Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Sosial (PSKBS) Sunarti dalam pernyataan resmi, Selasa (12/1).

Sunarti mengatakan tim LDP ini merupakan tim gabungan dari Tim Pelopor Perdamaian dan Tim Ahli LDP Direktorat PSKBS yang terdiri dari pakar-pakar psikologi. Tim pelopor perdamaian dan ada tim ahli LDP yang memang berisi pakar-pakar psikologi.

Kerabat keluarga korban pesawat Sriwijaya Air SJ-182 menunggu dan menyaksikan proses pencarian di Dermaga 2 JICT, Jakarta. Hingga Senin (11/1) sore Tim SAR gabungan telah berhasil membawa 14 kantong jenazah berisi bagian tubuh korban. Foto: SP/Joanito De Saojoao
Kerabat keluarga korban pesawat Sriwijaya Air SJ-182 menunggu dan menyaksikan proses pencarian di Dermaga 2 JICT, Jakarta. Hingga Senin (11/1) sore Tim SAR gabungan telah berhasil membawa 14 kantong jenazah berisi bagian tubuh korban. Foto: SP/Joanito De Saojoao

“Keluarga korban yang mengalami kondisi cemas dan trauma dilakukan penanganan khusus oleh Tim Ahli LDP Dir PSKBS Kemensos RI,” ucap Sunarti.

Selain melakukan therapi awal penguatan psikologis sosial  kepada keluarga korban, Tim LDP juga melakukan sejumlah tugas lainnya. Yakni pendekatan terhadap keluarga korban secara langsung ke rumah sekaligus penjangkauan atau membantu mencari alamat keluarga.

“Tim juga mendampingi ketika berangkat ke bandara, berkordinasi antar Tim Pusat dan daerah, pendampingan informasi terkait penanganan korban, membantu melengkapi syarat yang diperlukan, mendata dan memastikan korban  dan keluarga keluarga korban,” kata Sunarti.

Selain itu, Kemensos RI juga membangun Posko Crisis Centre yang terdiri dari Tim Pelopor Perdamaian dan Taruna Siaga Bencana (Tagana) di beberapa titik lokasi untuk pendampingan terkait musibah kecelakaan Pesawat Sriwijaya Air SJ -182.

Kerabat keluarga korban pesawat Sriwijaya Air SJ-182 menunggu dan menyaksikan proses pencarian di Dermaga 2 JICT, Jakarta. Hingga Senin (11/1) sore Tim SAR gabungan telah berhasil membawa 14 kantong jenazah berisi bagian tubuh korban. Foto: SP/Joanito De Saojoao
Kerabat keluarga korban pesawat Sriwijaya Air SJ-182 menunggu dan menyaksikan proses pencarian di Dermaga 2 JICT, Jakarta. Hingga Senin (11/1) sore Tim SAR gabungan telah berhasil membawa 14 kantong jenazah berisi bagian tubuh korban. Foto: SP/Joanito De Saojoao

Ada lima posko crisis center yang dibangun Kemensos. Yakni Posko Bandara Soekarno-Hatta, Posko Induk JICT 2, RS Polri Kramat Jati, Hotel Mercure Jakarta tempat menginap keluarga korban. Kemudian juga di Posko Utama Bandara Soepadio (Pontianak) dan Posko Bandara Depati Amir yang berlokasi di Pangkal Pinang.

“Kemensos juga membangun dapur umum, di Bandara Soepadio Kota Pontianak dan di Bandara Depati Amir Kota Pangkal Pinang,” ucap Sunarti.

Pesawat Sriwijaya Air SJ- 182 tipe 5737-500 rute Jakarta - Pontianak lepas landas dari Bandara Soekarno Hatta pukul 14.30 WIB dengan estimasi tiba di Bandara Soepadio, Pontianak pukul 15.15 WIB.

Pesawat hilang kontak pukul 14.55 WIB, Sabtu, 9 Januari 2021, setelah 15 menit lepas landas dari Bandara Soekarno Hatta. Jumlah manifes penumpang adalah 62 orang yang terdiri dari 40 penumpang dewasa, 7 anak- anak, 3 bayi, dan 12 kru pesawat.

Hingga hari ketiga pencarian, tim SAR gabungan telah mengumpulkan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan musibah pesawat Sriwijaya Air.  Barang itu terdiri dari serpihan pesawat, kabel, pecahan ban, tumpahan minyak, bagian tubuh, properti milik penumpang dan lainnya.   

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN