Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Salah satu armada Garuda Indonesia di Bandara Ahmad Yani, Semarang. Foto ilustrasi: Investor Daily/Gora Kunjana

Salah satu armada Garuda Indonesia di Bandara Ahmad Yani, Semarang. Foto ilustrasi: Investor Daily/Gora Kunjana

Lion-Garuda Sinergi Bangun Hanggar di Batam

Thresa Sandra Desfika, Rabu, 14 Agustus 2019 | 21:07 WIB

BATAM, investor.id - Lion Air Group dan Garuda Indonesia Air Group bekerja sama membangun fasilitas maintenance, repair, overhaul (MRO) di Batam melalui kerja sama joint venture (JV). Kerja sama ini diharapkan meningkatkan daya saing MRO nasional di kancah internasional.

Peletakan batu pertama atau groundbreaking proyek itu dilaksanakan pada Rabu (14/8) oleh Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Darmin Nasution bersama Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi.

Darmin Nasution. Foto: IST
Darmin Nasution. Foto: IST

Menko Darmin mengapresiasi langkah yang dilakukan Lion Air Group melalui Batam Aero Technic (BAT) dan Garuda Indonesia Group melalui Garuda Maintenance Facility (GMF) AeroAsia itu. Menurut dia, kerja sama tersebut bisa memperkuat daya saing industri penerbangan Indonesia di kancah dunia.

"Kita boleh optimistis bahwa aviasi kita tidak hanya dalam negeri tapi kita ingin muncul pada tingkat regional. Saya melihat kalau kita semakin banyak hal-hal seperti kerja sama ini, industri kita akan lebih percaya diri," kata Darmin di sela peresmian pembangunan dan peletakan batu pertama hanggar JV BAT dan GMF di Batam.

Darmin mengharapkan, kerja sama antara Garuda dengan Lion tersebut bisa terus dilanjutkan. Pasalnya, sampai saat ini bisnis MRO masih cukup menjanjikan. Di Indonesia sendiri, dari potensi pangsa pasar yang ada setiap tahunnya, baru sepertiganya yang diserap oleh perusahaan MRO nasional. Sedangkan, mayoritas sisanya dikerjakan di luar negeri, terutama Singapura.

Budi Karya Sumadi. Foto: IST
Budi Karya Sumadi. Foto: IST

Di tempat yang sama, Menhub Budi Karya Sumadi mengatakan, pihaknya mengapresiasi kerja sama Garuda dan Lion Air ini. Pasalnya, perawatan dan suku cadang pesawat merupakan bagian dari komponen biaya operasional pesawat yang cukup besar. Adanya, kerja sama ini diharapkan mampu menekan biaya perawatan dan suku cadang pesawat.

"3 hal yang menentukan biaya operasional pesawat adalah avtur, leasing, dan MRO. Jadi satu hal yang baru kolaborasi Garuda dan Lion di mana dua pemain besar bangun MRO," kata Budi Karya.

Rusdi Kirana
Rusdi Kirana

Sementara itu, pendiri Lion Air Group Rusdy Kirana mengatakan, peresmian pembangunan hanggar JV BAT dan GMF menjadi sejarah dua maskapai nasional bersatu untuk membangun Indonesia. "Hari ini sejarah 2 airlines bersatu untuk bangun Indonesia lebih maju," ungkap Rusdi.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN