Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com

Maskapai Sediakan 6 Juta Kursi Pesawat

Gora Kunjana, Kamis, 21 Desember 2017 | 07:38 WIB

TANGERANG – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyebutkan total kapasitas kursi pesawat yang disediakan operator penerbangan selama masa angkutan Natal dan Tahun Baru 2018 sebanyak 6 juta kursi.

 

Jumlah tersebut naik sekitar 3,44% ketimbang kapasitas pada periode yang sama tahun lalu sebesar 5,8 juta kursi.

 

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub Agus Santoso menjelaskan, kapasitas yang disediakan tersebut 20% lebih besar daripada proyeksi permintaan jasa angkutan udara pada masa liburan akhir tahun ini yang sekitar 5 juta penumpang.

 

"Sekarang ini ada 6 juta seats yang disiapkan untuk masa angkutan Natal dan Tahun Baru, termasuk extra flight, dengan jumlah armada yang disiapkan sebanyak 446 unit," jelas Agus di Tangerang, Selasa (19/12).

 

Adapun jumlah penumpang diprediksi naik 5,2% pada Natal dan Tahun Baru 2018 daripada realisasi pada periode yang sama tahun lalu. Kenaikan terbesar diperkirakan terjadi pada lalu lintas penumpang internasional yang meningkat 11%. Sedangkan jumlah penumpang domestik naik sekitar 4,2%.

 

Agus menambahkan, pihaknya sudah melakukan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap 446 pesawat untuk angkutan Natal dan Tahun Baru selama satu bulan terakhir. Dia mengakui, selama proses pemeriksaan ada temuan kecil yanglangsung diinstruksikan kepada maskapainya untuk dibenahi.

 

Guna memastikan pesawat-pesawat tetap dalam keadaan layak operasi, Agus mengatakan, regulator akan terus melakukan ramp check selama periode masa angkutan Natal dan Tahun Baru kali ini.

 

Selain itu, Agus meminta, semua maskapai menyiapkan antisipasi bila Bandara Ngurah Rai Bali terpaksa ditutup lantaran erupsi Gunung Agung. Jika terpaksa perlu melakukan penutupan Bandara Ngurah Rai, dia ingin, hal tersebut tidak membuat banyaknya delay penerbangan di bandara-bandara lain.

 

Di tempat yang sama, Direktur Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara Kemenhub Muzaffar Ismail menambahkan, temuan pemeriksaan pesawat pada tahap awal masih bersifat minor. "Karenanya di fase 2 kami cek kembali apa yang sudah ditemukan pada fase 1. Ramp check fase kedua ini dilakukan menjelang Natal tanggal 25 Desember sampai satu minggu setelah tahun baru," ungkap Muzaffar.

 

Sementa itu, mulai 18 Desember 2017-8 Januari 2018, Sriwijaya Air Group menyiapkan 183.799 kursi dalam 1.197 penerbangan tambahan untuk menghadapi libur Natal dan Tahun Baru 2018.

 

Senior Manager Corporate Communication Sriwijaya Air Group Agus Soedjono mengatakan, layanan extra flight Sriwijaya Air Group disiapkan sebaik mungkin agar dapat mengakomodasi perjalanan pelanggan yang biasanya meningkat selama periode Natal dan Tahun Baru.

 

Adapun penerbangan tambahan yang akan dilayani dari Jakarta di antaranya rute penerbangan Jakarta-Batam PP, Jakarta-Pontianak PP, Jakarta- Denpasar PP, Jakarta-Tanjung Pandan PP, Jakarta-Silangit PP, dan Jakarta-Pangkal Pinang PP. (esa)

BAGIKAN