Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Sriwijaya Air. Foto: Investor Daily/Gora Kunjana

Sriwijaya Air. Foto: Investor Daily/Gora Kunjana

Menhub akan Panggil Sriwijaya dan Garuda Agar Tak Pecah Kongsi

Kamis, 7 November 2019 | 14:50 WIB

JAKARTA - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi akan memanggil Sriwijaya Air Group dan Garuda Indonesia Group agar tidak pecah kongsi karena hubungan bisnis yang kembali memburuk.

"Kami akan panggil. Kami cari jalan keluar agar jangan sampai pecah kongsi," kata Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi usai menghadiri diskusi yang bertajuk Kesiapan Sektor Transportasi Mendukung Pariwisata di Lima Bali Baru Super Prioritas, di Jakarta, Kamis (7/11).

Menhub Budi menuturkan, ada beberapa penerbangan Sriwijaya Air yang sudah tidak beroperasi lagi.

"Bukan tidak terbang, tapi ada beberapa yang tidak terbang," ujarnya.

Menhub menjelaskan, pihaknya juga akan memanggil kedua maskapai tersebut terkait banyaknya penerbangan yang dibatalkan sebagai imbas putusnya kembali kerja sama tersebut.

"Ya, saya akan panggil mereka,"katanya.

Sementara itu, hubungan bisnis antara PT Sriwijaya Air dan PT Citilink Indonesia kembali tidak akur karena adanya sejumlah masalah yang membuat keduanya memutuskan untuk tidak melanjutkan kerja sama operasi.

“Kami merujuk pada status terkini kerja sama manajemen antara Sriwijaya dan Citilink, anak usaha Garuda Indonesia. Karena ada sejumlah masalah di mana kedua pihak belum bisa diselesaikan. Dengan berat hati, kami menginformasikan bahwa Sriwijaya melanjutkan bisnisnya sendiri,” kata Direktur Teknik dan Layanan Iwan Joeniarto.

Dengan demikian, lanjut Iwan, Sriwjaya Air tidak lagi menjadi anggota Garuda Indonesia Group dan Sriwijaya Group akan kembali menjalani hubungan berdasarkan business to business (B to B). Sebelumnya, Garuda Indonesia Group dan Sriwijaya Air Group menjalin kerja sama operasi seiring dengan kondisi keuangan perusahaan maskapai nasional swasta itu yang tidak mendukung.

Sumber : ANTARA

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA