Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Budi Karya Sumadi. Foto: IST

Budi Karya Sumadi. Foto: IST

Menhub Minta Masukan Terkait Angkutan Massal di Surabaya

GR, Kamis, 21 Februari 2019 | 14:56 WIB

SURABAYA - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meminta masukan dari para pemegang kebijakan dan warga terkait perencanaan angkutan massal di Surabaya dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD) di Surabaya, Kamis.

"Tentunya, masukannya harus sejalan dengan program pemerintah pusat, yakni membuat transportasi massal untuk wilayah Surabaya secara luas," kata Budi seperti dilansir Antara.

Ia mengatakan masukan itu diharapkan tidak melupakan aspirasi masyarakat lokal, dan Surabaya sebagai kota kedua terbesar belum terlambat untuk membuat perencanaan kembali yang sangat baik.

Budi yang ditemui di acara FGD Pengembangan Perkeretaapian di Jawa Timur untuk Mendukung Aglomerasi Surabaya berharap konsep hasil masukan yang keluar nantinya bisa jadi contoh untuk kota-kota lain di luar Surabaya.

Ia mengatakan tidak akan mengindahkan konsep atau perencanaan terkait transportasi massal sebelumnya yang telah dibuat untuk Kota Surabaya, namun perlu kembali mengajak masyarakat lebih berperan.

"Kami tidak akan ngomong langsung apa, namun silakan diskusi. Biarkan masyarakat bicara, sebab transportasi massal merupakan suatu pilihan dan bukan suatu keniscayaan," kata Budi.

Dalam kegiatan yang dihadiri Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak itu, Menhub Budi meminta dalam perencanaan transportasi massal Surabaya juga mengajak swasta, sebab peran swasta harus dipikirkan.

"Intinya kita merencanakan sesuatu yang terbaik buat Surabaya dan sekitarnya," kata Budi.
 

Gerbangkertasusila
Sementara Wagub Jatim Emil Elestianto Dardak mengatakan perencanaaan ke depan perlu melakukan yang lebih luas, dan tidak hanya berkutat di Surabaya, sebab kalau hanya di Surabaya maka akan terhenti dan tidak bisa tumbuh.

"Ekonomi Jawa Timur siapa yang mau dorong kalau Surabaya sudah padat dan terhenti. Di sini kami melihat konsep Gerbangkertasusila atau Gresik, Bangkalan, Mojokerto, Surabaya, Sidoarjo dan Lamongan perlu segera direalisasikan," katanya.

Emil mengatakan Kementerian Perhubungan sudah banyak sekali melakukan hal konkret untuk meningkatkan transportasi massal, seperti kereta api.

"Seperti pembangunan rel ganda dari Madiun menuju Jombang yang sudah dilakukan, dan sudah disiapkan lahan untuk peningkatan relokasi kereta api yang menuju ke Porong," katanya.

Emil berharap dengan adanya FGD hari ini bisa menyusun kembali dan membuat perencanaan yang melibatkan semua pihak, yakni pemegang kebijakan, pemangku kepentingan serta akademisi, pakar dan lain sebagainya.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN