Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate

Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate

Menkominfo: IKN Nusantara Strategi Presiden Kikis Kesenjangan

Sabtu, 23 April 2022 | 20:17 WIB
Yustinus Paat (redaksi@investor.id)

JAKARTA, investor.id - Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate mengatakan pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara  merupakan langkah Presiden Joko Widodo untuk mengikis kesenjangan pembangunan di kawasan Indonesia Barat dan Indonesia Timur. 

“Pengambilan kebijakan pemindahan ibu kota ke wilayah Kalimantan erat kaitannya dengan perspektif pemerataan pembangunan untuk mewujudkan visi Indonesia 2045. Secara spesifik kesenjangan pembangunan antarwilayah Jawa dan luar Jawa harus diturunkan. Sehingga pembangunan Ibu Kota Nusantara dilakukan melalui hasil kajian yang komprehensif,” ujar Johnny kepada wartawan, Sabtu (23/4/2022).

Johnny menilai IKN Nusantara tidak hanya sekadar simbol identitas bangsa dan negara yang diwujudkan melalui pembangunan ruang-ruang fisik. Menurutnya, terdapat delapan prinsip yang menjadi dasar pembangunan infrastruktur di IKN , diantaranya mendesain sesuai kondisi alam, Bhinneka Tunggal Ika, serta nyaman dan efisien melalui teknologi.

“Ibu Kota Nusantara juga merepresentasikan ide kemajuan yang inklusif, Bhineka Tunggal Ika dengan visi pengembangan sebagai new smart metropolis atau kota cerdas yang mengintegrasikan aspek teknologi informasi dan komunikasi. Untuk menjadi pusat inovasi yang mengkonsolidasikan pertumbuhan dan membawa Indonesia makin melesat maju,” jelasnya.

Johnny juga mengatakan, pemerintah menerapkan tiga pendekatan dalam rangka mewujudkan IKN sebagai kota dunia untuk semua, yakni pembangunan sebagai forest city, sponge city dan smart city. Untuk smart city, kata dia, IKN Nusantara akan memaksimalkan peluang digital kawasan dan menjalankan berbagai inisiatif-inisiatif cerdas di berbagai bidang.

"Contohnya, di bidang akses dan mobilitas, lingkungan hidup, keamanan dan keselamatan, sektor publik dan pemerintahan, sistem perkotaan, dan juga kelayakan huni dan kedinamisan,” ungkap dia.

Lebih lanjut, Johnny mengatakan, Indonesia sampai saat ini masih menghadapi berbagai tantangan berkaitan dengan pemerataan ekonomi. Menurutnya, salah satu dasar rencana pemindahan IKN adalah untuk mengikis kesenjangan ekonomi antarwilayah. 

“Kita memang masih mempunyai disparitas antar wilayah yang besar. Struktur ekonomi Indonesia secara spasial didominasi oleh kelompok provinsi di Jawa yang memberikan kontribusi terhadap Produk Domestik Bruto (GDP) sebesar 57,89%,” tutur dia.

Dominasi kelompok provinsi kedua berada di Sumatera memberikan kontribusi terbesar sebesar 21,7%. Sementara Maluku dan Papua hanya memberikan kontribusi sebesar 2,49%.

Johnny menilai hal tersebut menunjukkan masih besarnya dominasi pulau Jawa dalam porsi ekonomi Indonesia. Urgensi lain dari pentingnya pemindahan ibukota negara adalah karena sampai dengan saat ini Indonesia masih menghadapi tantangan ketimpangan ekonomi antar wilayah.

Berdasarkan data selama empat tahun terakhir, terdapat gap persentase penduduk miskin di Jawa dibandingkan dengan luar Jawa serta antara kawasan Indonesia Barat dan Indonesia Timur. 

“Jumlah persentase penduduk miskin di luar Pulau Jawa lebih tinggi sekitar 2% sampai 3% dibandingkan Pulau Jawa. Sementara jumlah persentase penduduk miskin di kawasan Indonesia Timur lebih tinggi sekitar 6% sampai 7% dibandingkan dengan kawasan Indonesia Barat,” jelas dia.

Lebih lanjut Johnny mengatakan upaya pemerintah mengikis isu kesenjangan ekonomi  yang menjadi pekerjaan rumah besar bagi Indonesia. "Pembangunan IKN menjadi terobosan besar dan realisasi konkret political will Presiden Jokowi dalam mewujudkan pembangunan dan pertumbuhan nasional yang lebih merata," pungkas Johnny. (YUS)

Editor : Frans (ftagawai@gmail.com)

Sumber : BeritaSatu.com

BAGIKAN