Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com

Menteri PU: Pulihkan DAS Sehat Citarum

Rabu, 9 November 2011 | 10:51 WIB
Antara

SOREANG – Menteri Pekerjaan Umum (PU) Djoko Kirmanto menyerukan pemulihan untuk pemulihan Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum menjadi DAS yang sehat.

"Pemulihan Sungai Citarum harus dilaksanakan secara terpadu dan menyeluruh. Untuk memulihkan Sungai Citarum diperlukan penanganan struktural dan nonstruktural," ujarnya saat menghadiri Pencanangan Penggalian Pertama Pekerjaan Rehabilitasi Pengendalian Banjir Citarum di Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Rabu, seperti dilansir Antara.

Sejak beberapa tahun lalu, Menteri PU telah melakukan Citarum Roadmap yaitu suatu rancangan strategis berisi hasil identifikasi program-program utama untuk meningkatkan sistem pengelolaan sumber daya air dan memperbaiki DAS Citarum.

Backhoe terjungkal

Sebelum acara pencanangan, Menteri PU Djoko Kirmanto sempat dikagetkan dengan terjungkalnya alat berat berupa backhoe ke Sungai Citarum.

Backhoe itu masuk ke dalam Sungai Citarum 15 menit sebelum sang menteri datang ke lokasi kejadian. Backhoe itu terperosok saat melakukan pengerukan lumpur yang mengendap di Citarum.

Beruntung, dari kejadian tersebut tidak menelan korban jiwa. Karena sang operator alat berat itu mampu diselamatkan dengan menggunakan perahu kecil berukuran 5x3 meter.

Tragedi terbaliknya backhoe sempat mengundang perhatian tamu undangan dan wartawan yang meliput karena penasaran dengan backhoe yang secara perlahan terseret arus Citarum yang sedang tinggi.

Tiga puluh menit kemudian, backhoe tersebut berusaha ditarik dengan menggunakan backhoe lainnya dan sukses mendudukannya di pinggir sungai meski belum bisa ditarik ke darat. (*/gor)

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

BAGIKAN