Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Labuan Bajo. Foto: IST

Labuan Bajo. Foto: IST

Pelabuhan Labuan Bajo akan Jadi Terminal Penumpang

Trimurti, Kamis, 11 Juli 2019 | 18:32 WIB

JAKARTA, Investor.id - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akan melakukan pengembangan Pelabuhan Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT) sebagai terminal penumpang untuk mengintegrasikan kawasan wisata yang ada di Labuan Bajo. Sebelumnya, saat berkunjung ke Pulau Rinca sekaligus meninjau Pelabuhan Labuan Bajo, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan ingin melakukan pembenahan di kawasan sekitar Labuan Bajo agar masing-masing kawasan wisata terintegrasi.

"Kami ini ingin melihat secara makronya untuk kawasan Labuan Bajo dan sekitarnya. Artinya Labuan Bajo, ada Pulau Komodo, ada Pulau Rinca, kemudian ada lautnya. Sehingga pembenahan kawasan pembangunan fasilitas-fasilitas pendukung itu betul-betul terintegrasi semuanya. Karena ini memang ingin kami jadikan wisata yang premium," kata Presiden dalam pernyataan resminya, Kamis (11/7).

Menindaklanjuti arahan Presiden, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengatakan akan memfokuskan pengembangan Pelabuhan Labuan Bajo sebagai pelabuhan khusus penumpang. Sedangkan, terminal kargo atau peti kemas akan dialihkan ke pelabuhan lain di sekitar kawasan Labuan Bajo.

"Pelabuhan sekarang ini sudah menjadi magnet. Di sini ada kapal barang dan kapal penumpang. Ada banyak yacht, pinisi, seperti kita lihat ini kan indah sekali. Karena ini sedemikian indah, maka kami memang harus menata secara lebih detail agar ini menjadi suatu yang bisa diandalkan," ungkap dia.

"Untuk itu terminal barang, kapal barang, kegiatan truk yang luar biasa itu akan kami pindah," tambah Budi Karya.

Menhub mengungkapkan, rencana pemindahan pelabuhan barang juga sudah disambut baik oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTT.

"Kami mendapatkan dukungan dari Pak Gubernur, untuk memindahkan pelabuhan barang ke dekat sini. Kira-kira jaraknya 15 km dari sini," ungkap dia.

Sementara itu, Direktur Jenderal Perhubungan Laut Agus H Purnomo menjelaskan, selain akan melakukan pemindahan pelabuhan barang, pihaknya juga akan melakukan pengembangan infrastruktur Pelabuhan Labuan Bajo dalam jangka pendek dan menengah. Di antaranya adalah  memperpanjang dermaga eksisting sepanjang 245 meter menjadi 300 meter, memperpanjang trestle yang semula 44 meter menjadi 134 meter, pembangunan reklamasi seluas 40 x 50 meter persegi, serta dalam jangka menengah akan membangun terminal penumpang baru.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN