Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com

Pesawat Boeing di RI Laik Terbang

Antara, Jumat, 8 April 2011 | 09:35 WIB

JAKARTA – Tiga maskapai penerbangan nasional, yakni Garuda Indonesia, Batavia Air, dan Sriwijaya Air, telah menuntaskan inspeksi ulang atas kelaikan fisik pesawat Boeing B737 seri klasik. Hasilnya, tidak ditemukan permasalahan fisik yang bisa mengakibatkan pesawat tidak laik terbang.

Direktur Keuangan Garuda Indonesia Elisa Lumbantoruan menyatakan, sebanyak 18 unit pesawat Boeing 737 yang dioperasikannya telah menjalani pemeriksaan dan dinyatakan layak untuk terbang. Inspeksi dilakukan setelah Garuda menerima services bulletin dari pabrikan Boeing pada Rabu (6/4).

“Seluruh pesawat Boeing yang masuk daftar untuk diperiksa sudah diinspeksi, keseluruhan unit pesawat dalam kondisi prima. Pesawat kami rata-rata cycle-nya masih di bawah 30 ribu. Setelah diperiksa dapat diterbangkan lagi, jadi tidak mengganggu jadual penerbangan,” kata Elisa, di Jakarta, Kamis (7/4).

Direktur Keselamatan Batavia Air Muhammad Yamin mengatakan, pihaknya pada hari Rabu (6/4) selesai menjalani inspeksi visual pada satu unit pesawat Boeing 737-300. Pemeriksaan meliputi inspeksi visual terhadap badan pesawat sesuai yang diarahkan oleh perusahaan pabrik pesawat Boeing. Karena tidak ada masalah, maka pemeriksaan dianggap selesai.

“Satu unit telah diperiksa mulai Selasa malam hingga Rabu siang tidak ditemukan masalah dan sudah diterbangkan kembali. Satu unit lainnya juga telah menyusul diperiksa dan telah selesai,” ujar Yamin.

Menurut Yamin, setelah inspeksi visual dilanjutkan dengan pemeriksaan non destruction test (NDT) dengan bantuan alat khusus untuk mencari keretakan metal yang tidak bisa dilihat secara visual. Agar lebih aman, Batavia memutuskan mengandangkan satu unit pesawat Boeing 737 karena belum sempat diaudit. Yamin menambahkan, selama pemeriksaan pesawat tersebut, Batavia menjalani operasi penerbangan dengan pesawat pengganti yang telah disiapkan, sehingga layanan penerbangan tetap sesuai jadwal.

Juru bicara Sriwijaya Air Agus Soedjono memastikan dua pesawat Boeing 737-300 milik Sriwijaya Air tetap melayani penumpang. “Selasa lalu Visual preventive sudah dilakukan dan pesawat dinyatakan clear. Satu pesawat sejak Rabu pagi sudah diperiksa dan Rabu malam selesai,” kata Agus. (c14)

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA