Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com

Proyek WIKA di Libya Terancam Batal

Selasa, 29 Maret 2011 | 18:03 WIB
Antara

JAKARTA - Proyek pembangunan gedung bertingkat pusat perbelanjaan di Libya yang sedang dikerjakan PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) terancam batal, menyusul situasi politik di negara itu yang masih belum juga kondusif.

"(Proyek) Bisa saja batal, karena perkembangan di sana (Libya) tidak memungkinkan untuk melanjutkan pekerjaan," kata Sekretaris Perusahaan WIKA, Natal Agriawan, di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Selasa.

Nilai proyek pembangunan shopping mall tersebut mencapai US$ 11,6 juta atau setara dengan Rp 107 miliar. Proyek senilai sekitar Rp 70 miliar (70%) dikerjakan oleh WIKA, sedangkan selebihnya sekitar oleh mitra.

Menurut Natal, bisnis kontraktor sangat tergantung pada stabilitas keamanan dan sulit diperkirakan gejolak politik yang terjadi di Libya itu akan mereda.

"Sejauh ini belum ada konfirmasi dari mereka (pemilik proyek) soal kemungkinan melanjutkan pembangunan proyek tersebut," ujarnya seperti dikutip Antara.

Diketahui, sejak meletusnya aksi pemberontakan di negara Afrika Barat tersebut, pihak WIKA sudah memulangkan sekitar 200 tenaga kerjanya. Sebagian dikembalikan ke Tanah Air, sebagian lagi dialihkan untuk proyek WIKA di Aljazair.

Meski terjadi pembatalan proyek yang sedianya selesai pada Juni 2011 itu, Natal memastikan tidak akan mengganggu kinerja perusahaan. "Syukur kita bisa menjaga posisi keuangan tidak defisit, karena perseroan sudah menerima pembayaran pengerjaan sebesar Rp 7 miliar. Pembayaran yang diterima itu sepadan dengan pekerjaan yang telah dituntaskan WIKA," katanya. (tk)

Editor :

BAGIKAN