Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Waduk Jatigede di Sumedang, Jawa Barat

Waduk Jatigede di Sumedang, Jawa Barat

PUPR Target Bangun 75 Bendungan

Kamis, 8 April 2021 | 15:25 WIB
Muawwan Daelami (muawwan@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id - Direktur Bendungan dan Danau Direktorat Jenderal Sumber Daya Air (SDA) Kementerian  Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Airlangga Mardjono mengungkapkan sebanyak 468,72 miliar kubik potensi air per tahun belum dimanfaatkan di Indonesia. Karena itu, PUPR menargetkan 75 bendungan terbangun hingga 2024.

"Untuk menyikapi ini, kita terus membangun infrastruktur penampung air supaya bisa memanfaatkan potensi air yang masih sebanyak ini," ucap Airlangga secara virtual, Kamis (8/4).

Ia menduga, potensi air yang belum termanfaatkan tersebut boleh jadi merupakan salah satu penyebab bencana banjir yang terjadi selama ini. Jika dianalogikan, untuk mampu memanfaatkan potensi air tersebut dibutuhkan sekitar 468 bendungan sebesar Bendungan Jatigede yang berkapasitas tampung satu miliar kubik.

Sayangnya, bendungan berukuran jumbo itu jumlahnya kini sangat terbatas. Bahkan untuk mencari lokasi bendungan berukuran 500 juta kubik saja sudah susah.

Sementara jika dilihat dari curah hujannya, Indonesia memiliki curah hujan yang tergolong tinggi sebesar 2.702 mm per tahun. Termasuk negara-negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura  yang sama-saama memiliki curah hujan sekitar 2000 mm per tahun.

"Curah hujan yang sangat kecil berada di Rusia atau Amerika sekitar 700 mm per tahun atau Tiongkok yang hanya 645 mm. Akan tetapi, jumlah bendungan mereka sangat banyak. Ini yang menjadi perhatian kita," tutur direktur yang akrab disapa Ari ini.

Kemudian jika dilihat dari kapasitas tampung per kapitanya, Indonesia memiliki kapasitas yang bisa ditampung oleh infrastruktur air sebesar 50,4 meter. Jumlah itu sudah dibagi dengan jumlah penduduk sampai dengan 2019.

Dengan bertambahnya pembangunan infrastruktur air yang diprogramkan di periode Kepemimpinan Presiden Joko Widodo ini, ke depan Kementerian PUPR menargetkan kapasitas tampung per kapita menjadi 58,29 meter.

"Jadi, seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk, kebutuhan air juga akan meningkat.  Salah satu infrastruktur untuk mendukung penyediaan air tesebut adalah bendungan," tutup Ari.

Editor : Happy Amanda Amalia (happy_amanda@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN