Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ridwan Kamil. Foto: Beritasatu.com/Danung Arifin

Ridwan Kamil. Foto: Beritasatu.com/Danung Arifin

Ridwan Kamil: Harga Tiket Mahal, Penerbangan ke Bandung Turun

GR, Kamis, 21 Februari 2019 | 13:35 WIB

PADANG- Gubernur Jawa Barat M Ridwan Kamil atau Emil mengatakan kenaikan harga tiket pesawat mengakibatkan jumlah penerbangan dari berbagai daerah ke Bandung, Jawa Barat, mengalami penurunan.

"Berkurang penerbangan akibat tiket mahal, itu Bandung merasakan dampaknya. Dulu per hari itu ada belasan penerbangan ke Bandung, tapi sekarang hilang empat penerbangan karena tiket mahal," kata Gubernur Emil seusai menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) di Padang, Sumbar, Kamis.

Dia mengatakan kenaikan harga tiket pesawat yang dilakukan oleh maskapai penerbangan tanah air telah membuat orang berpikir ulang ketika hendak berpergian ke daerah lain untuk keperluan pekerjaan atau wisata.

"Seharusnya dicarikan jalan keluarnya seperti apa karena kalau tiket naik akan jadi kendala bagi daerah," katanya.

Seharusnya, lanjut Gubernur Emil, keluhan pemerintah daerah terkait keluhan atau dampak kenaikan tiket pesawat seharusnya bisa dicermati oleh Kementerian Perhubungan.

"Kalau bisa curhatan daerah bisa dipahami oleh Kemenhub. Sebelum menaikkan harga diskusi terlebih dahulu dengan pemerintah daerah yang akan terdampak," katanya.

Di tempat yang sama, Wakil Presiden Jusuf Kalla menyebut percepatan pertumbuhan ekonomi di daerah bisa dilakukan dengan mendorong dua sektor utama yaitu industri dan pariwisata.

"Bekerja di sektor industri dengan gaji sesuai Upah Minimum Regional (UMR) sekitar Rp2,2 juta masih lebih baik dari pada penghasilan petani yang hanya sekitar Rp1 juta per bulan," katanya.

Agar industri itu bisa berkembang dengan baik, Sumber Daya Manusia (SDM) di daerah harus ditingkatkan dengan berbagai cara oleh berbagai pihak, termasuk pemerintah pusat dan provinsi.

Memang harus diakui tidak semua daerah cocok untuk industri, tetapi kemungkinan bisa ditumbuhkan menjadi daerah penyangga bagi bahan baku, karena industri pasti butuh bahan baku.

Sumber : ANTARA

BAGIKAN