Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Muhammad Awaluddin. Foto: IST

Muhammad Awaluddin. Foto: IST

DUKUNG SEKTOR PARIWISATA

Soetta dan Kualanamu Jadi Hub Internasional

TM, Selasa, 18 Juni 2019 | 14:20 WIB

JAKARTA- PT Angkasa Pura (AP) II fokus mengembangkan Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) menjadi hub internasional dan Kualanamu sebagai secondary hub, untuk meningkatkan konektivitas penerbangan di Tanah Air guna mengakselerasi pertumbuhan ekonomi dan sektor pariwisata

Direktur Utama AP II Muhammad Awaluddin mengungkapkan, pihaknya siap menjadikan Bandara Soekarno-Hatta sebagai hub penerbangan internasional agar sektor penerbangan dapat optimal mendorong pertumbuhan perekonomian dan pariwisata. Selain itu, AP II juga dalam proses menjadikan Bandara Internasional Kualanamu di Deli Serdang, Sumatera Utara, sebagai hub internasional kedua atau secondary hub.

“Letak Kualanamu sangat strategis dan berdekatan dengan Bandara Changi di Singapura, sehingga sangat memungkinkan untuk menjadi hub di Asia Tenggara,” kata Awaluddin dalam pernyataan resminya baru-baru ini.

Dengan menjadikan Soetta sebagai hub internasional, kata dia, penumpang rute internasional begitu mendarat di Soekarno-Hatta, mereka akan memiliki berbagai pilihan penerbangan untuk menjangkau kota-kota lain di Indonesia. Begitu juga sebaliknya, lanjut dia, pihaknya ingin Soekarno-Hatta bisa terkoneksi lebih banyak lagi dengan kota-kota di dunia.

“Target kami adalah penumpang dari Soekarno-Hatta memiliki beragam pilihan tujuan di dunia ini,” papar dia.

Sebelumnya Awaluddin juga memperkirakan segmen penerbangan maskapai berbiaya murah (low-cost carrier/LCC) untuk rute internasional di Bandara Soekarno-Hatta tahun ini masih bertumbuh. Sepanjang Januari-Mei 2019, jumlah penumpang mencapai 1,7 juta penumpang atau naik sekitar 2,5% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu yakni 1,66 juta penumpang.

"Adapun secara year-to-date atau 1 Januari-9 Juni 2019, jumlah penumpang LCC rute internasional tercatat 1,80 juta orang dan mengalami kenaikan 2,27% dibandingkan dengan 1 Januari-9 Juni 2018 sebanyak 1,76 juta orang," kata dia.

Dia menambahkan, tren kenaikan jumlah penumpang ini sekaligus menandakan penerbangan di segmen LCC masih direspons positif oleh pasar. Menurut dia, penerbangan LCC baik itu rute internasional maupun domestik masih sangat menggairahkan dan diperkirakan terus tumbuh ke depannya.

Oleh karena itu, lanjut Muhammad Awaluddin, AP II sejak 1 Mei 2019 mengoperasikan international low-cost carrier terminal (LCCT) di Bandara Internasional Soekarno-Hatta guna lebih mendorong pertumbuhan segmen LCC. Dalam satu bulan beroperasi (1-31 Mei 2019), jumlah penumpang di International LCC Terminal 2F mencapai 277.666 orang atau naik 1,53%, dibandingkan 1-31 Mei 2018 yakni 273.490 orang ketika operasional maskapai LCC masih di beberapa terminal.

"International LCCT di Soekarno-Hatta ada di Terminal 2F dan saat ini khusus melayani penerbangan rute internasional. Kami bergerak cepat untuk meraih potensi pasar yang terus tumbuh ini dengan mengoperasikan International LCC Terminal 2F sekaligus menandakan ini adalah LCCT pertama di Indonesia," imbuh Awaluddin.

 

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA