Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com

Transportasi Terpadu Dapat Kendalikan Konsumsi BBM

Selasa, 26 Agustus 2014 | 19:48 WIB
Alex Dungkal dan Emral Ferdiansyah

JAKARTA - Program transportasi publik terpadu dapat mengendalikan peningkatan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) secara bertahap. Demikian dikatakan Deputi Kantor Transisi Akbar Faisal melalui pernyataan tertulisnya di Jakarta, selasa (26/8).

"Namun, program ini akan efektif jika dibarengi dengan pemberantasan praktek mafia migas secara tuntas," kata Akbar.

Dia mengatakan Kantor Transisi saat ini sedang melakukan kajian terhadap program perumahan publik dan transportasi publik terpadu di kota-kota besar di Indonesia. Program ini akan diterapkan pada pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla mendatang, dengan melakukan pembangunan perumahan publik di simpul-simpul transportasi umum, terutama di kota-kota besar di tanah air.

"Dari kajian kami di Kantor Transisi yang masih terus berjalan, program ini diharapkan dapat menekan anggaran negara, terutama subsidi BBM, pada tahun-tahun mendatang," ujarnya.

Politisi Partai Hanura ini menambahkan, perkembangan kota-kota besar seperti Jakarta, Surabaya, Medan, Palembang, dan Makassar yang terus mengalami perluasan, menyebabkan tidak tertatanya lokasi permukiman dan moda transportasi.

"Pertumbuhan kendaraan dan penataan kota yang kurang tertata membuat konsumsi BBM semakin meningkat," katanya.

Dengan demikian, kata Akbar, program perumahan publik dan transportasi publik terpadu merupakan salah satu program andalan dari pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla mendatang. (*jnh)

Editor : Juang N Hutagalung (juang.natigor@investor.co.id)

BAGIKAN