Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Proyek yang tengah digarap Hutama Karya. Foto ilustrasi: IST

Proyek yang tengah digarap Hutama Karya. Foto ilustrasi: IST

Tuntaskan DDT Manggarai-Jatinegara, Hutama Karya Buktikan Bertahan di Masa Pandemi

Rabu, 13 Januari 2021 | 15:41 WIB
Muawwan Daelami (muawwan@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id – PT Hutama Karya (Persero) menuntaskan pembangunan salah satu mega proyek Jalur Kereta Api Dwi Ganda atau Double-Double Track (DDT) Paket A yang menghubungkan Manggarai – Jatinegara pada 16 Desember 2020 lalu. Rampungnya proyek milik Kementerian Perhubungan tersebut menunjukkan Hutama Karya dapat bertahan di masa-masa penurunan ekonomi dunia akibat Covid-19.

“Meski di tengah tantangan pandemi Covid-19 yang melanda, pengerjaan proyek tetap harus on going dengan mengimplementasikan penerapan prosedur dan protokol kesehatan yang cukup ketat yang dimonitor secara harian oleh tim QHSSE pada masing-masing proyek serta Manajemen Hutama Karya di Kantor Pusat,” kata Direktur Operasi II Hutama Karya Novias Nurendra dalam keterangan resminya yang diterima Investor Daily, Rabu (13/1).

Selain itu, lanjut Novias, perusahaan juga memastikan tidak ada mobilisasi dari dalam dan luar proyek serta tidak ada penambahan pekerja sementara di proyek hingga wabah Covid-19 dinyatakan aman. Kebijakan ini menyusul adanya Instruksi Menteri (Inmen) No 02/IN/M/2020 tentang Protokol Pencegahan Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) dalam Penyelenggaraan Jasa Konstruksi dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Selama pembangunan DDT Manggarai – Jatinegara, Novias mengungkapkan beberapa  tantangan yang bukan hanya berasal dari pandemi di periode akhir pengerjaan proyek, tetapi juga terbatasnya area lokasi akses kerja yang mengharuskan kontraktor memutar otak untuk menemukan metode efektif dan efisien terhadap biaya dan waktu serta akses kerja yang bersinggungan dengan “Public Activity” di Stasiun Manggarai sehingga pekerjaan harus digarap dengan window time pukul 00.00 WIB sampai pukul 03.30 WIB dini hari.

Di proyek tersebut, Hutama Karya mengerjakan Erection Box menggunakan Launcher Gantry melalui metode Span By Span, Pengerjaan Erection Cast in Situ dan Pengerjaan Erection by Shoring. Pembangunan paket A yang melibatkan 150 tenaga kerja ini bertujuan untuk memisahkan jalur kereta api jarak jauh, KRL, dan kereta bandara di Stasiun Manggarai.  

Sehingga kehadiran DDT Manggarai – Jatinegara bakal mempermudah mobilitas masyarakat di wilayah Jabodetabek karena bertambahnya jumlah kapasitas pergerakan kereta api jalur Bekasi maupun Bogor line. Bahkan, jalur ganda juga bakal mempercepat proses tunggu dan membuat kawasan tertata lebih rapi,” tutur Novias.

Hutama Karya menilai, sektor konstruksi akan mengalami fase recovery setelah ditemukannya vaksin Covid-19 pada tahun ini.  “Hal tersebut tentu akan meningkatkan movement of people sehingga kegiatan konstruksi yang semula tertunda, perlahan dapat kembali berjalan normal. Karena itu, Hutama Karya mengestimasi pertumbuhan bisnis konstruksi di tahun 2021 khususnya pengusahaan Jalan Tol Trans Sumatera dan bisnis infrastruktur lainnya,” tutup Novias.  

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN