Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Director of HCM & System Development PT Waskita Karya (Persero) Tbk. Hadjar Seti Adji, menjelaskan upaya perusahaan dalam menerapkan prinsip GCG

Director of HCM & System Development PT Waskita Karya (Persero) Tbk. Hadjar Seti Adji, menjelaskan upaya perusahaan dalam menerapkan prinsip GCG

Waskita Tegas Terapkan GCG dan Transformasi K3LM

Euis Rita Hartati, Selasa, 10 September 2019 | 18:23 WIB

JAKARTA, investor.id - PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) berkomitmen untuk terus meningkatkan kinerja dengan selalu menerapkan tata kelola perusahaan yang baik dan bersih sesuai dengan prinsip good corporate governance (GCG). Kinerja positif yang diraih Waskita selama beberapa tahun terakhir, merupakan hasil dari penerapan prinsip GCG yang dijalankan.

Director of HCM & System Development PT Waskita Karya (Persero) Tbk. Hadjar Seti Adji menyampaikan bahwa Waskita senantiasa menerapkan GCG yang berkesinambungan agar dapat memberikan nilai tambah bagi stakeholders.

Waskita pun mewajibkan seluruh pegawai, mulai level Board of Director sampai dengan level kepala proyek atau pejabat lain yang memiliki fungsi strategis, untuk membuat dan melaporkan harta kekayaannya kepada Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK), sesuai dengan surat Keputusan Direksi No.32/SK/WK/PEN/2013 tentang Penetapan Pedoman Sistem LHKPN PT Waskita Karya (Persero) Tbk.

“Waskita tepat waktu menyampaikan pelaporan. Ini jadi bukti nyata kami anti korupsi, juga mendukung keinginan KPK agar perusahaan lebih komitmen dalam menerapkan GCG,” tegas Hadjar Seti Adji Director of HCM & System Development di Jakarta, Selasa (10/9).

Melalui penerapan GCG, Waskita juga berkomitmen untuk selalu menaati setiap aspek hukum, sehingga mampu menjalankan perusahaan secara profesional dan efisien.

Salah satu bukti keberhasilan GCG perseroan, yakni apresiasi sebagai ‘Top 5 GCG Issues in Construction Sector’ pada tahun 2018 lalu. Selain itu, pada tahun 2019 Waskita juga meraih Juara 1 The Best Indonesian GCG Implementation kategori State Owned Enterprise Public Company kategori Building and Costruction, dari Economic Review.

Selain itu, atas penerapan GCG yang efektif ini, pada bulan Agustus 2019, Waskita juga meraih penghargaan Top Governance, Risk and Compliance (GRC) 2019 dan The Most Committed GRC Leader 2019 kategori Top GRC 2019 dari Top Business Magazine.

Dari assessment Penerapan GCG yang dilakukan BPKP terhadap tahun buku 2018 menyatakan penerapan GCG yang dilakukan oleh Waskita telah memenuhi kesesuaian dan telah diimplementasikan dengan “Sangat Baik” berdasarkan Kerangka Acuan Pelaksanaan Assessment GCG yang berlaku.

Seiring dengan penerapan GCG dan pembaharuan sistem teknologi berbasis digital, manajemen juga turut melakukan transformasi dibidang Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Lingkungan, dan Mutu (K3LM) pada proyek-proyek yang sedang dikerjakan.

“PT Waskita Karya (Persero) Tbk berupaya keras dengan mengukuhkan komitmen seluruh insan Waskita terhadap K3LM melalui perbaikan SOP, metode kerja, dan peningkatan disiplin para pegawai dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di Indonesia,” tegas Hadjar.

Saat ini, Waskita memiliki 800 ahli muda dengan sertifikat keahlian bidang PUPR dengan 500 di antaranya ahli K3 konstruksi. Sejak tahun 2018 Waskita menjadi tempat studi banding K3 dari instansi pemerintah dalam dan luar negeri, BUMN dan BUMD sebanyak lebih dari 9 kali, dan pada tahun 2019 sudah 5 kali dilakukan.

Waskita juga mendapatkan sertifikat zero accident di 33 proyek, P2 HIV AIDS sertifikat 1 emas di proyek (Becakayu koneksi), 3 silver masing-masing 2 dari proyek tol Cibitung - Cilincing, dan 1 dari proyek Bendungan Gondang. Kemudian, Waskita juga secara rutin dipercaya sebagai narasumber dalam corporate training metode konstruksi pekerjaan high risk elevated : non standar erection girder di PUPR dan PII Persatuan Insinyur Indonesia.

Selanjutnya, pengelolaan dan pengendalian risiko K3LM, cross audit, cross learning/improvement telag dilakukan menggunakan aplikasi on line (web base dan mobile base) real time dan fastest. Juga, secara berkelanjutan, melakukan asesment personil Quality Control (QC) dan Health, Safety, Environment HSE) melalui sistem grading ahli muda, madya dan utama untuk memastikan personel QC dan HSE yang unggul (syarat adm : memiliki sertifikat keahlian Ahli Muda, Ahli Madya K3 Konstruksi Kemnaker).

CSMS/Contractor Safety Management System sudah diterapkan sebagai salah satu prasyarat utama vendor/mitra kerja/subkont/suplier/mandor diterima sebagai daftar Rekanan Waskita (DRW) yang seleksinya dilakukan secara ketat.

“Diharapkan dengan adanya komitmen seluruh Insan PT Waskita Karya (Persero) Tbk terhadap K3LM dapat membuat seluruh pekerjaan dilingkungan proyek diselesaikan dengan baik sesuai SOP yang ada,” tutup Hadjar pada kesempatan tersebut.

 

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA