Surveyor Kelola Jembatan Timbang dengan Sistem Digital i

Ilustrasi Jembatan Timbang

Oleh : Tri Murti / GOR | Sabtu, 20 Oktober 2018 | 19:59 WIB

JAKARTA – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akan memberikan kesempatan kepada PT Surveyor Indonesia untuk ikut mengelola jembatan timbang. Salah satu BUMN yang bergerak di bidang survei, inspeksi, dan konsultasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas pengelolaannya.

“Surveyor Indonesia adalah suatu perusahaan yang bisa diandalkan, untuk mengirim atau menyertai banyak kegiatan yang dilakukan instansi-instansi termasuk di antaranya Kemenhub. Oleh karenanya paling tidak ada dua kesempatan yang bisa saya berikan kepada Surveyor untuk meningkatkan kualitas pengelolaan kegiatan di Kemenhub, yaitu jembatan timbang dan sertifikasi kapal,” kata Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat menjadi keynote speaker pada acara Rapat Pimpinan PT Surveyor Indonesia bertempat di Aula Graha Surveyor, Jakarta, Jumat (19/10).

PT Surveyor Indonesia akan mengelola jembatan timbang yang dikelola Kemenhub di beberapa titik. Pengelolaan ini dilakukan secara independen dan berinovasi dengan mengalihkan monitoring yang semula dilakukan dengan sistem manual menjadi sistem digital.

“Secara jujur saya sampaikan sampaikan, apabila jembatan timbang di kerjakan secara manual seperti sekarang ini, yang terjadi adalah pengulangan kekecewaan kita terhadap kualitas timbangan itu,” ujar dia.

Yang harus dilakukan, lanjut Menhub, dengan cara baru, diantaranya adalah dengan memanfaatkan teknologi digital. IT harus hadir di sana sehingga sistem monitoring/pengawasan tidak lagi manual mengandalkan mata manusia, tetapi sistem IT yang mengevaluasi kegiatan-kegiatan itu.

“Saya rasa Surveyor dapat melakukan perubahan itu dengan membuat suatu terobosanterobosan dengan cara-cara yang cerdas dan efisien,” jelas Menhub.

Hal itu juga ditegaskan oleh Direktur Utama PT Surveyor Indonesia Dian M Noer, yakni pihaknya telah mulai mengelola beberapa titik jembatan timbang, khususnya yang berada di Pulau Jawa. (*)



Selengkapnya
 
MORE STORIES