Dongkrak Pariwisata, Bupati Purwakarta Buka Akses 5 Desa Terisolir i

Bupati Purwakarta, Jawa Barat, Anne Ratna Mustika menerima Rombongan IKAL PPSA Group XXI di Kantor Kabupaten Purwakarta, Senin, 22 Oktober 2018. (Sumber: Investor Daily/Gora Kunjana)

Oleh : L Gora Kunjana / GOR | Selasa, 23 Oktober 2018 | 17:30 WIB

PURWAKARTA- Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika menyatakan akan segera menuntaskan pembukaan akses jalan lima desa terisolir di Kecamatan Sukasari. Hal ini dilakukan untuk mendongkrak sektor pariwisata sekaligus meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat desa tersebut.

Menurut dia, dengan semakin terbukanya lima desa tersebut Purwakarta akan semakin mudah diakses dan meningkatkan kunjungan wisatawan ke Purwakarta.

“Saya tidak boleh meninggalkan pondasi yang sudah dibuat. Karena 15 tahun lalu Purwakarta tidak punya karakteristik seperti apa. Nah, sekarang setelah tertata rapi tugas saya menyelesaikan beberapa pekerjaan yang belum selesai (dari bupati sebelumnya), teruatama masalah infrastruktur. Lima desa di satu kecamatan yaitu Sukasari, yang sebelumnya tidak punya akses jalan, baru dua tahun ini punya akses jalan," kata Anne di kantornya usai kunjungan Ikatan Keluarga Alumni Lemhannas RI (IKAL) Program Pendidikan Singkat Angkatan (PPSA) Group XXI, Senin (22/10).

Sebelum mengunjungi Bupati Purwakarta, rombongan IKAL PPSA Group XXI yang terdiri dari dari Komjen Pol (Pur) Arif Wachjunadi - Ketua IKAL PPSA Group XXI, Mayjen TNI Ilyas Alamsyah, Lily Wasitova, Caturida Meiwanto Doktoralina, dan AM Putut Prabantoro ini menyambangi Perum Jasa Tirta II di Waduk Jatiluhur.

Bupati Anne menjelaskan, program infrastruktur tersebut belum tertangani karena memiliki beban anggaran yang besar yang tidak dapat dipenuhi oleh anggaran daerah Kabupaten Purwakarta.

Anne pun berharap, Pemerintah Provinsi Jawa Barat ataupun pemerintah pusat bisa ikut membantu dalam menyelesaikan program tersebut.

“Saya berharap program ini selesai dalam lima tahun pemerintahan saya,” katanya soal target penyelesaian proyek infrastruktur tersebut.

Kini, akses jalan menuju lima desa tersebut sudah terbuka dan bagus dengan lebar jalan sekitar 12 meter. Namun, pengerjaan jalan masih kurang sekitar 32 kilometer untuk menghubungkan dua desa.

"Sekarang jalan ini sudah tembus atau membuka akses ke tiga kabupaten, yakni Karawang, Bogor, dan Cianjur," kata dia.
Anne mencontohkan, jalan tersebut menghemat waktu tempuh Purwakarta-Cianjur, dari dua jam menjadi sekitar 1,5 jam. Selain itu, jalan tersebut juga bisa tembus ke Bogor sehingga mengurangi kemacetan tol Karawang-Bekasi.

Tingkatan ekonomi warga
Selain memperbaiki konektivitas, akses jalan tersebut juga akan meningkatkan perekonomian warga di lima desa tersebut terkait sektor pariwisata, mengingat keberadaannya di kawasan Waduk Jatiluhur.

Dibukanya akses lima desa akan semakin mengoptimalkan potensi wisata yang dimiliki kawasan Waduk Jatiluhur. "Kita setiap akhir pekan dikunjungi lebih dari 100 ribu wisatawan," kata dia.

Sayangnya, daya tampung ideal objek wisata di Purwakarta hanya sekitar 15 ribu orang. (*)



Selengkapnya
 
MORE STORIES