WIKA Beton Aktifkan Kembali Crushing Plant Donggala i

Ilustrasi proyek infrastruktur (Sumber: IST)

Oleh : Emralsyah / GOR | Sabtu, 27 Oktober 2018 | 09:54 WIB

JAKARTA Crushing Plant Donggala milik PT Wijaya Karya Beton Tbk. (WIKA Beton) sudah mulai menggerakkan lagi roda-roda produksi pada awal minggu keempat Oktober setelah terdampak bencana gempa & tsunami Palu pada 28 September 2018 lalu. Kembali aktif beroperasinya crushing plant WIKA Beton ini tak lepas dari proses recovery pemerintah yang berjalan baik. Pasokan listrik & BBM sebagai pembangkit energi mesin yang sangat vital sudah tersedia kembali di area crushing plant.

Hasil produk crushing plant yang berdiri di area seluas 38,7 hektar ini adalah batu split tipe 2-3, batu split 1-2, dan abu batu. Mayoritas produk digunakan sebagai suplai bahan material proyek Jalan Tol Balikpapan – Samarinda yakni sebanyak sekitar 434.000 m3 batu split 1-2 dan batu split 2-3, serta normalisasi sungai Palu.

Crushing plant ini didukung oleh mesin berkapasitas produksi hingga 350 ton/hari. Diharapkan, dengan telah beroperasinya crushing plant Donggala sesuai jam kerja normal dapat segera memenuhi kebutuhan di lapangan yang sempat terhenti selama 3 (tiga) minggu, dan dapat membantu pencapaian target perolehan Perusahaan di tahun 2018.

Sarana & prasarana yang ada di crushing plant dengan total pegawai sekitar 49 orang ini tidak mengalami kerusakan yang berarti. Hanya jetty (pelabuhan kecil) milik WIKA Beton saja yang memerlukan sedikit perbaikan. Selesai perbaikan dilakukan, distribusi hasil produk langsung ke daerah tujuan pun bisa langsung dilakukan.

Selama tahap pemulihan awal kota Palu & Donggala kemarin, WIKA Beton sempat meminjamkan 2 (dua) unit alat berat berupa breaker dan bucket excavator. Alat berat ini digunakan untuk membantu Tim Basarnas membersihkan reruntuhan bangunan di beberapa titik di Petobo, Sigi, kota Palu dan sekitarnya termasuk Bandara Mutiara Sis Al Jufri. (*)



Selengkapnya
 
MORE STORIES