Tol Ngawi-Kertosono Beroperasi Awak 2019 i

Presiden Joko Widodo meresmikan Tol Ngawi-Kertosono, Kamis 29 Maret 2018.

Oleh : Tri Murti / GOR | Selasa, 13 November 2018 | 17:45 WIB

JAKARTA - PT Jasamarga Ngawi Kertosono Kediri (JNK), anak usaha PT Jasa Marga (Persero) Tbk yang mengelola tol Ngawi-Kertosono menyatakan, tol Seksi 3 Wilangan-Kertosono akan beroperasi pada awal 2019.

Direktur PT JNK Iwan Moedyarno mengatakan, pembebasan lahan untuk pembangunan Jalan Tol Ngawi-Kertosono Seksi 4 Wilangan-Kertosono telah rampung 100%.

Hal itu disampaikan di sela perjalanan Ekspedisi Tembus Tol Trans Jawa yang dihadiri Menteri BUMN Rini M Soemarno, didampingi Direktur Utama Jasa Marga Desi Arryani, dan Direktur Utama PT Waskita Karya I Ngurah Putra, Senin (12/11).

Kini, JNK tengah berfokus pada penyelesaian pekerjaan teknis. Saat ini jalan tol Ngawi- Kertosono Seksi Wilangan- Kertosono sudah mencapai 90%.

"Masih ada sedikit pekerjaan rigid pavement yang perlu diselesaikan, tidak banyak, oprit Jembatan sudah selesai semuanya, sisanya adalah pekerjaan pelengkap jalan seperti lampu-lampu penerangan jalan umum, median concrete barrier, marka dan rambu-rambu, serta kesiapan Gerbang Tol Nganjuk," kata Iwan seperti dikutip dari Antara.

Jalan Tol Ngawi-Kertosono yang telah beroperasi sebagian ini, memiliki panjang total 87,02 kilometer. Pekerjaan di ruas Ngawi-Wilangan sepanjang 49,50 kilometer dilakukan oleh PT JNK dan sudah dioperasikan sejak 1 April 2018, sedangkan sisanya 37,97 kilometer dikerjakan oleh pemerintah, dalam hal ini Kementerian PUPR. Jalan Tol Ngawi-Kertosono dapat menjadi akses bagi pengguna jalan dari dan atau yang ingin menuju jalan tol Solo-Ngawi.

Jalan tol Solo-Ngawi adalah jalan tol yang menghubungkan Jawa Tengah dengan Jawa Timur. Baik jalan tol Ngawi-Kertosono maupun jalan tol Solo-Ngawi merupakan bagian dari jaringan Jalan Tol Trans Jawa yang mempunyai peranan penting dalam menjalankan roda perekonomian, sekaligus menghubungkan Provinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Tol Pandaan-Malang
Sedangkan progres pembangunan tol Pandaan-Malang secara umum telah mencapai 70% dari panjang 38,48 kilometer, dan ditargetkan beroperasi pada triwulan I-2019.

Direktur Utama PT Jasamarga Pandaan Malang (JPM) Agus Purnomo mengaku kini sedang mengejar pembangunan untuk seksi 1, 2, dan 3 yang telah mencapai sekitar 82%.

"Memang yang kami kejar untuk operasional adalah seksi 1, 2, dan 3. Jadi, nantinya dari Surabaya menuju Malang atau Batu bisa keluar di Singasari sehingga memangkas kalau hari-hari libur dari Surabaya ke Malang yang biasanya tiga sampai lima jam, nanti bisa hanya satu jam," kata Agus kemarin.

Dia menuturkan, meski bukan termasuk bagian tol Trans-Jawa, namun jalan tol Pandaan-Malang cukup strategis, sebab jalur antara Malang dan Surabaya selalu dipadati kendaraan, terutama saat libur karena banyaknya warga yang ingin mengunjungi kawasan wisata di Malang atau Batu.

"Kami harap dengan adanya jalan tol nantinya berkontribusi terhadap pertumbuhan perekonomian wilayah setempat, terutama Kota Malang yang saat ini sangat diminati sebagai destinasi wisata," katanya. (*)



Selengkapnya
 
MORE STORIES