Setahun Beroperasi, PII Tanam Investasi di Sejumlah Mitra Kepelabuhanan i

Dari kiri ke kanan, Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia Investama Randy Pangalila, Direktur Keuangan PT Pelindo II/IPC & Komisaris Utama PT Pelabuhan Indonesia Investama Iman Rachman, Direktur Utama PT Pelindo II Elvyn G Masassya dan Komisaris PT Pelindo II Andhi Nirwanto saat peluncuran PT Pelabuhan Indonesia Investama di Jakarta, Senin (11/12/2017). PT Pelabuhan Indonesia Investama merupakan salah satu anak usaha PT Pelindo II. BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizall

Oleh : Mashud Toarik / MT | Senin, 10 Desember 2018 | 18:57 WIB

Jakarta - Anak usaha PT Pelabuhan Indonesia II (Persero), PT Pelabuhan Indonesia Investama (PII) menggelar Stakeholder Gathering sebagai rangkaian HUT pertama perusahaan ini yang jatuh pada tanggal 17 November 2018.

“Acara Stakeholder Gathering ini bertujuan untuk terus membina hubungan yang baik dan bernilai tambah antar stakeholder kepelabuhanan dan industri keuangan dalam membangun iklim investasi khususnya di bidang kepelabuhanan dan industri yang terkait dengan kepelabuhanan di Indonesia” ungkap Randy Pangalila, Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia Investama (PII), Senin, 10 Desember 2018 di Grand Ballroom, Hotel Shangri-la, Jakarta.

Sebagai perusahaan yang mempunyai visi menjadi perusahaan investasi global di sektor kepelabuhanan dan pendukungnya, PII menurutnya terus melakukan inovasi dan pengembangan yang berkelanjutan dalam melakukan kerjasama dengan para mitra kepelabuhanan melalui penyertaan saham di anak perusahaan IPC maupun perusahaan mitra kerja pelabuhanan lainnya di Indonesia.

Sampai dengan akhir bulan November, PII telah berhasil melakukan penyertaan saham di Anak Perusahaan IPC, yaitu di PT Jasa Armada Indonesia Tbk (JAI) dan PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IKT).

Sedangkan untuk anak usaha IPC lainnya, memasuki tahap akhir penyertaan saham di PT Pelabuhan Tanjung Priok, PT IPC Terminal Peti Kemas, PT Jasa Peralatan Pelabuhanan Indonesia, PT Pengembang Pelabuhan Indonesia dan PT Pendidikan Maritim dan Logistik Indonesia.

Adapun untuk penyertaan saham di perusahaan mitra kerja kepelabunan, PII memasuki tahap akhir untuk kerjasama dalam menyertaan saham sampai dengan 30% perusahaan mitra kerja kepelabuhanan di luar Anak Perusahaan IPC.

“PII berharap dengan usaha dan inovasi selama satu tahun ini dapat meningkatkan efektivitas pengelolaan investasi IPC Group melalui konsolidasi kepemilikan anak perusahaan, memperkuat pendanaan untuk anak perusahaan IPC dan mengoptimalkan potensi sinergi dalam kepelabuhanan yang terintegrasi guna mencapai produktivitas aset perusahaan yang maksimal, imbuh Randy Pangalila.



Selengkapnya
 
MORE STORIES