Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Lelang SUN

Lelang SUN

16 Bank dan 4 Sekuritas Ikut Lelang SUN Rp 30 Triliun

Abdul Aziz, Selasa, 8 Oktober 2019 | 08:30 WIB

JAKARTA, Investor.id- Sebanyak 16 bank dan empat perusahaan sekuritas ikut lelang Surat Utang Negara (SUN) dalam mata uang rupiah yang digelar pagi ini (Selasa, 8/10).

Lelang untuk memenuhi sebagian dari target pembiayaan dalam APBN 2019 itu juga diikuti Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dan Bank Indonesia (BI).

“Pemerintah mematok target indikatif Rp 15 triliun, dengan target maksimal Rp 30 triliun,” demikian Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan (DJPPR Kemenkeu) dalam keterangan resminya.

DJPPR mengungkapkan, bank yang ikut lelang SUN pagi ini adalah Citibank NA, Deutsche Bank AG, PT Bank HSBC Indonesia, PT Bank Central Asia Tbk, PT Bank Danamon Indonesia Tbk, dan PT Bank Maybank Indonesia Tbk.

Lainnya yaitu PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT Bank Negara Indonesia (Persero), Tbk, PT Bank OCBC NISP Tbk, PT Bank Panin Tbk, dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.

Itu belum termasuk PT Bank Permata Tbk, PT Bank CIMB Niaga Tbk, PT Bank ANZ Indonesia, Standard Chartered Bank, dan JP Morgan Chase Bank NA.

“Empat perusahaan sekuritas yang ikut lelang terdiri atas PT Bahana Sekuritas, PT Danareksa Sekuritas, PT Mandiri Sekuritas, dan PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk,” papar DJPPR.

DJPPR Kemenkeu menjelaskan, lelang dilaksanakan pukul 10.00 WIB hingga 12.00 WIB, dengan tanggal settlement 10 Okober 2019. SUN yang dilelang mencakup tujuh seri, yaitu dua seri Surat Perbendaharaan Negara (SPN) dan lima seri Obligasi Negara (ON).

SPN yang dilelang, menurut DJPPR, terdiri atas seri SPN12200106 yang merupakan seri lama yang diterbitkan kembali (reopening) dan seri SPN12201009 (emisi baru). Keduanya menawarkan tingkat kupon diskonto.

Adapun ON yang dilelang mencakup seri FR0081, FR0082, FR0080, FR0079, dan FR0076. Seri ON seluruhnya merupakan seri reopening. Kelima seri ON tersebut masing-masing menawarkan tingkat kupon 6,50000%, 7,00000%, 7,50000%, 8,37500%, dan 7,37500%.

SPN12200106 dan SPN12201009 akan jatuh tempo masing-masing pada 6 Januari 2020 dan 9 Oktober 2020.

Sementara itu, seri FR0081, FR0082, FR0080, FR0079, dan FR0076 bakal jatuh tempo masing-masing pada 15 Juni 2025, 15 September 2030, 15 Juni 2035, 15 April 2039, dan 15 Mei 2048.

DJPPR Kemenkeu menetapkan alokasi pembelian nonkompetitif untuk SPN maksimal 50% dari yang dimenangi. Sedangkan untuk ON maksimal 30% dari yang dimenangi.

Sesuai Imbal Hasil 

Penjualan SUN tersebut, demikian DJPPR, dilaksanakan dengan menggunakan sistem pelelangan yang diselenggarakan BI. Lelang bersifat terbuka (open auction), menggunakan metode harga beragam (multiple price).

Pemenang lelang yang mengajukan penawaran pembelian kompetitif (competitive bids), demikian DJPPR, akan membayar sesuai imbal hasil (yield) yang diajukan.

Di pihak lain, pemenang lelang yang mengajukan penawaran pembelian nonkompetitif (non-competitive bids) akan membayar sesuai yield rata-rata tertimbang (weighted average yield) dari penawaran pembelian kompetitif yang dinyatakan menang.

Pemerintah memiliki hak untuk menjual ketujuh seri SUN tersebut lebih besar atau lebih kecil dari jumlah indikatif yang ditentukan. “SUN yang dilelang memiliki nominal per unit sebesar Rp 1 juta,” demikian DJPPR.

DJPPR Kemenkeu menambahkan, pada prinsipnya, semua pihak, baik investor individu maupun institusi, dapat menyampaikan penawaran pembelian (bids) dalam lelang. Namun dalam pelaksanaannya, penyampaian penawaran pembelian harus melalui peserta lelang.

Itu, menurut DJPPR, sesuai Peraturan Menteri Keuangan (Permenkeu) Nomor 43/PMK08/2013 tentang Lelang Surat Utang Negara dalam Mata Uang Rupiah dan Valuta Asing di Pasar Perdana Domestik, sebagaimana telah beberapa kali diubah, terakhir dengan Permenkeu Nomor 4/PMK08/2017.

Baca juga:

Pemerintah Bidik Rp 30 Triliun dari Lelang SUN Pagi Ini

Pagi Ini, Pemerintah Lelang SUN

 

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA